Manajemen Berikan Deadline

Pembina Sriwijaya FC, Alex Noerdin.

JAKARTA – Pembina Sriwijaya FC, Alex Noerdin, menyatakan belum puas dengan performa Yu Hyun Koo dan kawan-kawan. Hasil 1 kali imbang, 1 kali menang, 2 kali tumbang, dan berada di papan bawah belum mencerminkan tim berjuluk Laskar Wong Kito adalah tim besar.

Gubernur Sumsel ini pun ingin skuat Jakabaring segera bangkit meraih kemenangan di Liga 1. “Jelas saya belum puas. Tapi ya memang itulah sepak bola. Banyak sekali faktor yang memengaruhi. Tim juara dunia sekalipun jika sedang belum menemukan itunya (penampilan terbaik), juga akan begitu. Barcelona misalnya. Tapi, klub ini (Sriwijaya FC) tim bagus. Insya Allah,” ungkap Alex di sela-sela acara pengukuhan dirinya sebagai Chief de Mission Islamic Solidarity Games (ISG) IV di Hotel Atlet Century Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/5).

Alex menjelaskan, banyak faktor yang memengaruhi perjalanan setiap tim dalam berkompetisi. Mulai kekuatan manajerial, pelatih, hingga faktor eksternal. Dia mengklaim, terkait manajerial, Sriwijaya FC bagus. Indikatornya adalah mereka taat pajak dan sampai saat ini belum ada keluhan terkait tunggakan pembayaran hak pemain maupun ofisial tim. Jikapun toh ada yang telat beberapa hari, itu masih wajar.

“Tapi dari sekian faktor itu, ya pelatih yang sangat menentukan. Tapi dia masih kita kasih kesempatan. Sampai kapan? Ya, itu tanya saja ke manajernya. Saya gak ikut-ikutan soal itu, saya serahkan kepada yang lebih ahli. Jika ada persoalan prinsip, baru larinya ke saya,” terangnya.

Baca Juga :  Siapkan 21 Pemain Terbaik SFC Kontra Persiba

Manajer Sriwijaya FC, Nasrun Umar menjelaskan, pihaknya pasti akan melakukan evaluasi menyeluruh. Namun, untuk saat ini, pihaknya masih menaruh kepercayaan kepada racikan Oswaldo Lessa. Sekalipun, suara kurang bersahabat sudah muncul dari kalangan suporter karena belum puas dengan performa tim.

“Kami sudah bicara dengan pelatih dan memberi tahu keinginan manajemen. Ada sekian pertandingan yang harus dibayar dengan kemenangan. Jika tidak mampu penuhi keinginan manajemen, ya apa boleh buat,” ungkap Nasrun yang enggan menyebut jumlah pertandingan yang disiapkan untuk menghakimi kualitas Lessa. (kmd/ion/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!