Marquee Player Segera Tiba

TEKAN KONTRAK: Alberto Goncalves, pemain andalan SFC tandatangan kontrak di Stadion GSJ, kemarin sore. Foto: Budiman/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Sriwijaya FC resmi mengontrak 28 pemain di ajang Liga 1 Indonesia 2017. Kepastiannya, setelah seluruh penggawa satu per satu menandatangani kontrak di hadapan Presiden Sriwijaya FC, Dodi Reza, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), kemarin sore (19/4).
Yang menarik dari penandatanganan kontrak ini, Dodi Reza memastikan Sriwijaya FC masih akan menambah satu pemain lagi. Khususnya untuk mengisi slot pemain marquee player.
“Jika ini memang kita butuhkan (marquee player, ted) tentu akan kita datangkan. Dengan persyaratan, atau kriteria yang memang dibutuhkan. Misalkan posisi yang memang cukup krusial kita butuhkan,” kata Dodi saat memberikan keterangan kepada media usai penandatanganan kontrak tanpa menyebut satu pun nilai kontrak pemain.
Menurutnya, jajaran menajemen memang sekarang tengah menjalani proses pendekatan dengan salah satu pemain tersebut. Kemungkinan, dalam dua atau tiga hari ke depan masuk dalam kategori komunikasi intensif. “Jika tidak berhalangan, sebelum akhir April ini pemainnya sudah akan tiba di Palembang,” tuturnya.
Meski telah memberikan sinyal terhadap perekrutan pemain, Dodi tampaknya masih ogah membocorkan identitas si pemain. Dari mana pemain tersebut berasal dan track record sang pemain. “Kalau posisinya, kata pelatih adalah gelandang serang. Posisi yang memang dianggap masih sedikit kurang,” jelasnya.
“Paling penting untuk kriteria pemain yang akan kita datangkan ini, saya tekankan, dia harus masih aktif dalam kompetisi sepak bola. Meskipun pernah absen, tetapi kriterianya tentu tidak terlalu lama. Yang bisa memengaruhi fisik atau visi bermain pemain itu sendiri,” tambahnya.
Sriwijaya FC memang ditekankan Dodi cukup selektif karena mengingat kompetisi ke depan akan berjalan panjang. Jadi apabila pemain itu ternyata tidak sesuai ekspektasi, tentunya bisa saja perekrutan marguee player dibatalkan.
“Ada tapinya, bisa saja batal karena saya mau lihat dulu rekrutmen tim manajemen seperti apa karena apabila kualitas kurang baik, pasti saya lebih percaya kepada pemain asing kita. Seperti Beto, Hilton, dan Yu Hyun Ko,” tegasnya.
Menurut Dodi, skuat Laskar Wong Kito edisi 2017 sudah cukup sakti. Terlebih ada penambahan beberapa pemain lain. Seperti Nur Iskandar dan beberapa pemain lainnya. “Pemain kita juga sudah bagus dari setiap sektor lini. Tidak takut dan khawatir saya soal target mereka bisa mewujudkannya,” ucapnya.
Manajer Sriwijaya FC Nasrun Umar pun optimis Laskar Wong Kito bisa mematok target juara. “Saya yakin anak-anak juga mau kerja keras untuk merebut trofi musim ini,” ucapnya.
Pemain dan pelatih Sriwijaya FC juga ikut plong. Mereka sudah tidak ada ganjalan lagi ketika arungi Liga 1. Status mereka sudah resmi menjadi milik Sriwijaya FC setelah menjalani prosesi teken kontrak kerja.
“Semua kini plong. Tidak ada ganjalan lagi. Kami semua sudah resmi menjadi bagian Sriwijaya FC setelah teken kontrak dilaksanakan tadi (kemarin, Red). Kini tinggal fokus memberikan yang terbaik untuk tim,” terang Asisten Pelatih Sriwijaya FC, Hartono Ruslan.
Teken kontrak dilaksanakan usai tim menjalani latihan fitnes di Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) dan sesi foto bersama Presiden Klub Dodi Reza Alex di Gelora Sriwijaya Jakabaring. “Kepastian kontrak ini menjadi motivasi tersendiri bagi semuanya, baik pelatih maupun pemain dan unsur pendukungnya. Momentum ini menjadikan kami bersemangat tatap Liga 1,” tegasnya.

Baca Juga :  No Jogo Bonito

Meski senang, Hartono tak menampik jika proses teken kontrak telat. Tidak seperti biasanya, prosesi ini dilakukan sebelum kompetisi berlangsung. Namun, kondisi ini berusaha dipahaminya. Mengingat, Presiden Klub dan manajer tim orang sibuk. Lebih dari itu, Presiden Klub baru saja menyelesaikan tugas ya di luar negeri.
“Kami memahami semua kendala itu, hingga prosesi penting ini baru dilaksanakan. Kami tetap fokus di sini karena nyaman. Semua hak kami tetap dipenuhi sesuai kesepakatan meski teken kontrak baru dilaksanakan,” jelasnya.
Diakui Hartono, kepastian menjadi bagian dari Sriwijaya FC ini membuat semuanya tenang dan nyaman. Mengingat, sebelumnya semuanya hanya diikat dengan gentleman agreement. Dengan kepastian, dipastikan semuanya lebih bersemangat lagi bela panji Sriwijaya FC. Berdasarkan informasi dihimpun, pemain termahal Sriwijaya FC musim ini adalah Alberto Goncalves. Nilai kontraknya bisa mencapai Rp1 M. Sementara menyusul Hilton Morierra di angka Rp800 juta. (cj11/kmd/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!