Masih Temukan Jemaah Bawa Zamzam

TETAP TERJAGA: Jemaah haji kloter 9 Debarkasi Palembang tiba di Bandara SMB II Palembang, malam hari. Foto: Kemenag Sumsel for Sumeks

MEDINAH – Pemulangan jemaah haji gelombang kedua dimulai sejak 21 September. Saat pemulangan dari Medinah masih ditemukan sebagian jemaah yang mencoba membawa zamzam dan ada barang bawaan berlebih.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Daker Bandara, Arsyad Hidayat menegaskan bahwa dirinya akan terus memberikan pengertian kepada jemaah. “Sudah kita sampaikan sejak pemulangan pertama lewat Jeddah. Saya melihat, jemaah masih coba-coba bawa,” ujarnya.
Pihaknya pun memastikan barang-barang yang dilarang seperti zamzam pasti akan di-sweeping dan pasti dikeluarkan. Khawatir barang lain ikut kena sweeping, ada beberapa kejadian jemaah melapor barang hilang. Ada kemungkinan karena sweeping.
“Kita harapkan betul kerja sama dan pengertian jemaah. Jemaah juga kan ingin barang kembali ke Tanah Air pada saatnya,” imbuhnya. Saat ditanya bagaimana proses di bandara dan ketepatan waktu penerbangan, Arsyad menjelaskan semuanya berjalan lebih cepat.
“Alhamdulillah, dari malam sampai saat ini malah lebih cepat,” cetusnya. Mulai masuk pavilliun, gate, dan pesawat. Penerbangan juga sesuai jadwal, tidak ada keterlambatan. Bahkan maskapai, menjanjikan OTP (on time performance) mereka akan ditingkatkan sehingga keterlambatan tahun-tahun lalu tidak terjadi.
Arsyad juga menginformasikan bahwa sosialisasi barang bawaan terus dilakukan di sektor-sektor. “Sudah dilakukan (sosialisasi barang bawaan) di masing-masing sektor. Juga penimbangan atau saat jemaah kumpul. Edaran kadaker disampaikan perangkat kloter,” pungkasnya.
Sementara itu, setelah memberikan sambutan pemulangan jemaah haji di pavilliun 3 Bandara Prince Mohammad bin Abdul Aziz Madinah, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan haji yang berjalan baik pada tahun ini.
Agus menceritakan isi suratnya kepada Raja Salman yang ditulis beberapa waktu yang lalu. “Alhamdulillah, sampai hari ini 103 ribu jemaah haji indonesia lancar dalam kepulangannya, tidak ada masalah keimigrasian,” terangnya.
Secara khusus seminggu lalu dirinya menulis surat mewakili 221 ribu ke Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammad bin Salman. “Kita ucapkan apresiasi yang dahsyat atas semua bantuan, support, dan kemudahan yang diberikan kerajaan Saudi kepada jemaah Indonesia,” ungkapnya.
Agus juga menyampaikan terima kasih atas tambahan kuota kepada Indonesia. “Khususnya kepada Raja Salman yang memberikan privilige. Indonesia merupakan satu-satunya negara yang mendapatkan kuota tambahan,” tuturnya.
Hal ini akan dipertahankan untuk tahun berikutnya. “Kita upayakan minta (kuota tambahan) melalui jalur kerajaan dan OKI,” ujarnya. Dikatakan, proses pemulangan sangat istimewa. Tahun ini, tidak ada masalah berarti. Tahun lalu, ada masalah imigrasi. (mch/vin/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!