Mediasi Lewat, Mantap Bercerai

Kirana Larasati. Foto:JPG

Setelah sidang cerai perdana sempat ditunda, kemarin (15/6), pesinetron Kirana Larasati dan Tama Gandjar kembali menjalani sidang. Jika pada sidang perdana 18 Mei lalu, Kirana hadir bersama kuasa hukumnya, Nendi Hariadi. Sang suami atau kuasa hukumnya, tidak tampak sejak sidang dimulai hingga selesai. Dan kemarin, Tama Gandjar, lagi-lagi tidak menghadiri sidang cerai yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Sidang cerai dengan agenda mediasi terpaksa gagal dilakukan karena sudah dua kali Tama absen. Sidang akan berlanjut dengan agenda pembuktian pada 13 Juli mendatang. “Kalau berdasarkan informasi Mbak Kirana tadi dalam ruang sidang, bahwa dia sudah WhatsApp ke Mas Tama besok (15 Juni) mau datang apa tidak, dia bilang enggak mau datang,” ucap kuasa hukum Kirana, Nendi Haryadi, kepada wartawan usai sidang.
Nendi juga menuturkan jika selama ini komunikasi antara Kirana dan suaminya masih berjalan baik. Meskipun begitu, ibu satu anak yang telah membintangi ratusan sinetron ini mantap untuk bercerai. “Kalau komunikasi masih komunikasi dengan baik, dalam artian masih sering bertemu untuk kepentingan anak. Bahkan kemarin saya dapat kabar dari Mbak Kirana sendiri, kemarin baru ketemu dengan Mas Tama dan anaknya. Komunikasi enggak ada masalah dan lancar aja,” tuturnya.
Ia menegaskan, komunikasi yang dilakukan pemain sinetron ‘Cinta dan Kesetiaan’ itu hanya sebatas persoalan anak. Lalu, adakah kesepakatan dari mereka berdua soal urusan rumah tangga mereka? “Kesepakatan enggak, tapi emang intinya Mas Tama enggak mau datang dalam persidangan hari ini. Tapi enggak tahu kalau sidang berikutnya ya. Untuk hari ini enggak datang,” ujarnya.
Nendi juga belum bisa memastikan apakah sidang selanjutnya gugatan cerai Kirana dikabulkan atau tidak. Apalagi, jika sidang selanjutnya Tama hadir, agenda bisa saja menjadi berubah.
“Kalau memang dia datang (sidang selanjutnya) ya kita kembalikan lagi kepada majelis apakah akan dibuka mediasi atau tidak. Tapi yang pasti, tadi sudah agendanya adalah pembacaan gugatan. Kalau sudah ada pembacaan gugatan, kan berarti langkah berikutnya adalah jawaban. Jadi tahap mediasi sebenarnya sudah lewat,” tandasnya.
Sementara itu, Kirana sebelumnya juga sempat membantah jika masalah yang dihadapi rumah tanggahnya bukan karena orang ketiga, atau telah terjadi kekerasan. “Ya, ini masalah pribadi. Memang ada permasalahan yang menyebabkan hubungan ini tidak bisa diteruskan lagi. Saya enggak bisa menyangkal kalau saya enggak berbuat apa-apa, buktinya saya di sini,” ujar Kirana.
“Intinya cekcok aja dan perselisihan, sesuai dengan pasal 19 huruf F. Penyebabnya ini kan masih tertutup untuk umum, ini masalah keluarga, jadi belum bisa disampaikan ke publik. Yang pasti mereka pisahnya baik-baik, saling menjaga karena ada anak,” kata Nendi Hariadi.
Kirana dan Tama resmi menikah pada 22 Agustus 2015 di kawasan Bandung, Jawa Barat. Pernikahan mereka semakin lengkap setelah kehadiran putra pertama pada 27 Mei 2016, dan diberi nama Kyo Karura Gantama.
Setelah hampir 2 tahun bersama, tiba-tiba rumah tangga mereka dihantam masalah. Hal tersebut mencuat setelah sejumlah foto kebersamaan mereka berdua, dihapus oleh pemain sinetron ‘Kesetian Cinta’ ini di akun Instagramnya. Kirana kemudian mendaftarkan gugatan cerai dengan didampingi kuasa hukumnya, Nendy Heryadi, pada 21 April kemarin. Akan tetapi, hingga saat ini masih belum diketahui apa yang menjadi penyebab ibu satu anak itu menggugat cerai suaminya.
Namun berdasarkan surat gugatan yang diterima majelis hakim PA Jakarta Selatan, Kirana menuntut dua hal, cerai dengan Tama dan mendapatkan hak asuh anaknya. (jpg/berbagai sumber)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!