Membalap…Membalap…

Duh, siapa sih yang nggak terpesona melihat keindahan sungai Waikato, yang mengalir dengan anggun dari utara Lake Taipo, menuju Huka falls? Wah, generasi Z Sumsel pasti ngiri kan ya melihat 34 Azoty dari seluruh Indonesia menikmati keindahan alam secara gratis. Kira-kira apa aja ya keseruan mereka di hari ke-5 ini (29/11), yuk kita bahas keseruannya! (prand/dab)

Asik bermalam di perumahan suku Wakarewarewa, para Azoty melanjutkan perjalanannya menuju bukit New Zealand Sky Light. But, sebelum sebelum perjalanan dimulai, seluruh Azoty diajak untuk menikmati sarapan bersama suku Wakarewarewa.

Keramahtamahan suku ini patut untuk dirindukan lho Generasi Z. Sembari menikmati sarapan pagi, para Azoty ditantang untuk mengikuti challenge tebak rasa selai roti. Ada 5 Azoty yang diajak untuk mengukuti tantangan tersebut, Azoty yang mampu menebak rasa selai diberi reward sebesar 20 dolar.

“Aku jatuh cinta dengan makanan NZ karena ada Bacon, sumpah rasanya beda banget. Teksturnya juga beda, cita rasa makanan ini dengan Indonesia jauh banget berbeda terutama dalam rempah repahnya, porsi makanannya juga besar dan sehat, tapi mereka bumbunya nggak terlau meresap, nah kalo di Indonesia bumbunya sampe ke tulang tulang, emm… jadi kangen Nasi Padang aku haha” ujar Brischo Azoty asal Papua Barat.

Baca Juga :  Kompak... Cawako ini Daftar Diantar Cagub

Tepat jam setengah sembilan pagi waktu daerah New Zealand, rombongan pun melanjutkan perjalanannya menuju New Zealand Sky Light. Berbagai tantangan dan permainan seru dikuti oleh seluruh Azoty. Games yang pertama, para Azoty diajak untuk menaiki gondola tempat arena race luge, permainan khas NZ di rotorua. Seluruh Azoty diberikan kesempatan dua kali untuk bermain race luge. Sama hal nya dengan arena balap mobil, race luge juga memiliki 3 level yang berbeda lho! Easy, Medium dan Advance. Melalui permainan ini seluruh Azoty belajar banyak mengenai bagaimana cara melewati tantangan yang ada.

“Dari atas bukit Sky Light New Zealand itu, terlihat jelas danau Rotora yang terbentang luas dengan perumahan nya yang tersusun rapi, aku teriak sepuas-puasnya dari atas bukit sambil bermain luge, asyiknya lagi kita dihantar dengan cable chair lho! Kagum banget dengan pemandangan pohon pinus yang menjulang tinggi, uhh…. nggak mau pulang aku” ujar Anjas, Azoty Kalimantan Utara.

Puas bermain luge dan menikmati indahnya danau Rotora, Alpha Zetizen of the Year melanjutkan adventure nya ke sungai Waikato. Seluruh rombongan berdecak kagum menikmati keindahan sungai ini. Eits, bukan hanya sekedar menikmati keindahannya doang, sungai yang mengalir dari utara Lake Taipo ini punya wahana seru buat dicoba oleh seluruh Azoty, salah satunya mereka diajak menaiki Hukafalls JET, ituloh sejenis perahu boat yang digunakan untuk pemacu ardenalin.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, PNS ini Lepas Ribuan Bibit Lele

Di sana para Azoty diajak untuk berkeliling sungai disertai dengan beberapa atraksi Jet sungai. Pemandu Jet, Fedric mengatakan bahwa Sungai Waikato adalah sumber kehidupan yang ada di negara ini terutama di Rotoroa. Antusias dan semangat Azoty selalu membuat suasana menjadi hidup. Bukan hanya keindahan airnya, tapi juga karena serunya adventure di atas air dengan teriakan bahagia. “Nggak cukup ahh cuma dua kali naik Jet, pengen ulang lagi…., wah keren banget sampe loncat-loncat, terus serasa main perahu terbang,” cerita Azizah dari Kalimantan Tengah.

Nggak cukup main air, Azoty melanjutkan perjalanannya ke Bungee Jumping dengan ketinggian 93 meter di atas mata kaki. Empat Azoty mengukuti Swing Challenge dan 3 orang Azoty Bungee Jumping. Ke 7 Azoty tersebut adalah Azoty Aceh, Bali, NTT, Sumbar, Papua Barat, Jawa Barat, dan Jakarta. “Kapan lagi bisa ikut momen seru kaya gini, meskipun awalnya agak serem tapi aku stay cool aja! Karena permainannya aman banget kok, aku dapet Bungee kan, so kakiku di iket dan sempat ngeri sih tapi pas udah di laut serasa pengen jump lagi,” celoteh Audrey asal NTT.

Lelah bermain seharian, Azoty diajak pulang menuju perumahan Tongariro dan dijamu makan malam khas Rotoroa. Rasa penat pun ikut diobati karena mereka diajak ke pemandian air panas Rotoroa.

Baca Juga :  Butuh Tambahan Modal? Ajukan Pinjaman ke Sini

Prandwinata, Azoty asal Sumsel mengatakan bahwa Pengalaman yang berharga ini takkan pernah terulang dua kali. “Kebahagiaan yang sesungguhnya adalah di saat kebersamaan dan kekompakan kelompok satu sana lain,” tutupnya.

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!