Menangis di Teras Sekolah

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, membujuk pelajar TK yang menangis untuk masuk kelas. Foto: ist

SUMSEL – Banyak kejadian lucu di hari pertama masuk sekolah. Seperti yang dialami pelajar TK Bhayangkari yang berada di lingkungan Mapolres Lubuklinggau, kemarin pagi (17/7). Bocah itu menangis di teras sekolah. Mungkin karena merasa asing dengan suasana baru.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Hajat Mabrur Bujangga, yang melihat kesedihan bocah itu, spontan mendekat. Hajat memberikan support, membujuk untuk tak menangis, dan harus berbaur dengan teman-temannya yang baru di dalam kelas di sekolah. ‘’Mungkin karena merasa asing dengan suasana baru,” kata Hajat.

Sementara itu, di OKU, di hari pertama sekolah, kemacetan panjang terjadi di beberapa titik, terutama di kawasan sekolah, baik TK, SD, SMP maupun SMA di Baturaja. Seperti di kawasan Jalan A Yani, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur. Antrean panjang terjadi akibat banyak warga yang mengantar anaknya sekolah.

Mereka memarkir kendaraan memakan badan jalan. “Memang biasanya kalau pagi dan anak pulang sekolah terjadi kemacetan. Tapi, hari pertama anak masuk sekolah lebih parah lagi,” kata Agus, warga OKU, Senin (17/7).

Kemacetan juga terjadi di beberapa kawasan lainnya. Kendaraan harus bergantian untuk bisa melintas. Warga terpaksa mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

Baca Juga :  Labfor Olah TKP Ulang, Warga Resah, Ungsikan Anak-Anak

Kapolres OKU, AKBP Dra NK Widayana Sulandari, melalui Kasat Lantas, AKP Chandra Kirana SIK mengatakan, pihaknya akan melakukan tindakan. Salah satunya menambah personel untuk bersiaga mengatur arus lalu lintas. ‘’Kita sudah lakukan evaluasi selama sepekan. Kita berencana menerapkan satu jalur di kawasan Jalan A Yani, terutama saat jam-jam sibuk anak-anak masuk dan ke luar sekolah,’’ ujarnya. (wek/gsm/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!