Menempa Keahlian Siswa

TELITI: Siswi jurusan tata boga, jurusan yang paling diminati, mencairkan coklat untuk hiasan kue di ruang praktik pastry SKN 6 Palembang. Foto: Panji Zetizen/Sumatera Ekspres

Di zaman yang serba canggih ini, sangat dibutuhkan keahlian yang mumpuni loh untuk bersaing. Maka dari itu tuntutan kepada dunia pendidikan semakin tinggi guys untuk bisa membentuk insan-insan yang berskill mumpuni atau dalam artian lain, bisa bersaing di dunia kerja. Maka dari itu beberapa tahun belakangan pemerintah mulai menggalakkan Sekolah Menengah Kejuruan. Di kota kita tercinta juga sudah ada banyak SMK loh. Salah satunya adalah SMK Negeri 6 Palembang. Mau tahu seperti apa proses belajar dan program-program disana? Kuy simak! (dsn)
Menurut penuturan langsung dari Wakil Humas SMKN 6 Palembang, Ibu Elis Suryani, SMKN 6 sudah didirikan lebih dari 30 tahun yang lalu. “Di SMKN 6 ada beberapa jurusan yang bisa diambil siswa, diantaranya jurusan Tata Kecantikan, Perhotelan, Tata Boga dan Tata Busana. Nah yang menjadi jurusan favorit di SMKN 6 adalah Tata Boga. Karena memang saat ini kan lapangan kerja untuk lulusan Tata Boga lebih banyak,” Tutur Ibu Elis.
Terus apa sih yang membedakan SMK dengan SMA biasa? “Untuk proses pembelajaran pastinya di SMK lebih mengedepankan praktek, tetapi tetep saja ada teori yang diberikan sebelum menuju praktek agar siswa juga tau dasar-dasarnya. Seperti di jurusan Tata Boga, sebelum anak-anak bisa masuk ke dapur, mereka terlebih dahulu diajarkan standar-standar yang ada di dapur, seperti pakaiannya dan resep-resep untuk memasak. Untuk bobot nya adalah 60 % praktek dan 40 % teori,” ujar Bu Elis.
Praktek disini juga didukung oleh adanya program kewirausahaan loh guys. Contohnya adalah siswa jurusan Tata Boga yang memasak makanan dan dijual di lingkungan sekolah, bahkan hebatnya, mereka sudah bisa menerima pesanan dari pihak luar sekolah. “Selain makanan, disini kita punya produk langsung seperti hotel dan salon yang sudah menerima konsumen, dan siswa memang dilibatkan didalamnya untuk melayani konsumen yang datang,” kata Bu Elis.
Nggak heran nih kalau lulusan SMK ini sebagian besar setelah lulus langsung dapet kerja. “Hampir 80 % lulusan SMKN 6 langsung lanjut kerja setelah lulus, walau begitu, ada juga yang melanjutkan kuliah setelah lulus. Semua ini juga tidak terlepas dari adanya Bursa Kerja Khusus yang ada di SMK kita, tugasnya untuk menyalurkan siswa ke lapangan kerja langsung, bahkan sebelum lulus para siswa juga sudah dipastikan mendapat pekerjaan, karena mereka juga sudah magang, jadi pemberi kerja sudah tau kualitas skill mereka,” tambah Bu Elis.
Namun, tetap aja ada tantangan yang dihadapi ketika mengajar di SMK guys. “Di jaman sekarang tipikal siswa sungguh berbeda, kalau dulu kan tipikal, habis dijelasin guru, langsung manggut, tapi sekarang beda, dimana siswa lebih proaktif untuk bertanya tentang materi, walaupun terkadang ada yang pertanyaan di luar konteks materi. Maka dari itu, kami sebagai guru tetap harus bisa mengimbangi keingintahuan siswa tersebut.” ujar Bu Hawa, Guru di Jurusan Tata Kecantikan SMKN 6 Palembang.
Wah, keren ya, dengan adanya SMK, yang pastinya minat dan bakat para siswa bisa cepat terasah dan bisa diarahkan langsung untuk mengisi kebutuhan lapangan kerja yang membutuhkan keahlian di dalamnya. Bahkan sangat terbuka kemungkinan, anak-anak lulusan SMK bisa membuka lapangan kerja sendiri setelah lulus, yaitu menjadi wirausaha.

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!