Mengais Rejeki lewat Amplop THR

PALEMBANG – Di momen lebaran, dimanfaatkan bagi yang sudah bekerja untuk membagikan THR untuk anggota keluarganya. Tak heran jika amplop untuk THR banyak dijual di pasaran hingga kaki lima. Seperti amplop THR yang dijual sekelompok remaja di simpang lampu merah Polda. Desainnya bergambar karakter kartun yang lucu dan unik. Sehingga disukai anak-anak.

“Harganya satu Rp5.000, kalau ambil tiga Rp10.000 saja,” ucap salah seorang anak penjual amplop lebaran, Rudi (16). Dirinya berjualan amplop tersebut mulai pukul 07.00 wIB hingga menjelang magrib.

“Kadang-kadang sehari bisa terjual antara 20 sampai 30 amplop,” ujar remaja yang kini tidak sekolah lagi. Terkadang Ia mampu menjual hingga 40 kartu jika sedang laris.

Pekerjaan tersebut dilakoninya karena momennya tepat menjelang idulfitri. “Daripada tidak ada kerjaan di rumah, lebih baik saya bekerja cari rezeki halal,” ucapnya. Dalam sehari, Rudi mengaku, bisa mengantongi sekitar Rp50.000 berkat imbalan dari berjualan amplop tersebut.

Dirinya baru bisa mendapatkan upah setelah menyetor hasil penjualannya kepada orang yang menitipkan penjualan amplop tersebut kepadanya. “Biasanya yang beli orang dewasa. Tapi terkadang ada anak-anak juga yang minta dibelikan orang tuanya,” tambahnya.

Rudi berjualan bersama kakaknya. Dengan berbekal semangat mencari rezeki di bulan suci, dirinya tidak pesimis menjalani hidup. Walaupun rumahnya cukup jauh, yakni di Jakabaring. “Kebanyakan kami jual ke pengendara saat lampu merah di simpang Polda. Tapi pernah juga jual di simpang Angkatan 66,” sebutnya seraya menambahkan, orang yang berjualan amplop THR masih jarang, sehingga potensi lakunya lebih besar. (cj14)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!