Mengandung Kutu, Warga Tolak Rastra

MUARADUA – Puluhan ton beras bantuan nontunai untuk warga prasejahtera (rastra) di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan (WRS), Kabupaten OKU Selatan, tak layak konsumsi. Berasnya berkutu dan bau. Beras yang dipasok Bulog Subdrive OKU Raya ini langsung ditolak. ‘’Walaupun bantuan harusnya layak, dan ini lebih layak untuk hewan ternak. Jelas kami kecewa,’’ ujar Yan, warga.

Sementara itu, Camat Warkuk Ranau Selatan (WRS), Fathan Rashid SPd mengatakan, karena beras rastra diterima hancur, berwarna kuning, berdebu, dan sebagian sudah mulai berkutu, pihaknya sepakat menolaknya. “Beras baru tiba sudah disepakati kami tolak karena pasti ditolak penerima. Kondisinya mengkhawatirkan dan tidak layak dikonsumsi,” ucapnya.

Rencananya, jatah beras itu untuk alokasi tiga bulan ketiga, Januari, Februari, dan Maret. ‘’Kami sepakat menolaknya dengan harapan Bulog bisa menggantinya dengan beras kondisi lebih baik dan layak konsumsi,” katanya.

Kepala Dinas Sosial OKU Selatan, Drs Endar Suhairi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Arsen SMN, mengaku belum mengetahui hal tersebut. “Jika memang beras yang dialokasikan tak layak konsumsi, kami sarankan agar segera dikembalikan ke Bulog,” ucap Arsen.

Dikatakan, apalagi jika kondisi beras rastra tersebut tidak layak dikonsumsi, silakan dikembalikan ke Bulog. ‘’Nanti mereka akan menggantinya dengan beras yang layak dikonsumsi,” tambah Arsen. (dwa/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!