Mengejar Sembilan Kemenangan

104

PALEMBANG – Pelatih Sriwijaya FC, Oswaldo Lessa, menyadari jika langkah ke tangga juara sangat berat. Dua kekalahan di awal kompetisi Liga 1 2017 adalah salah satu penyebabnya. Karena itulah, di sisa pertandingan ini Yu Hyun Koo dan kawan-kawan dilarang kehilangan poin.

Tak terkecuali saat menjamu Barito Putera pada matchday keenam di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, siang ini (live TV One, pukul 15.00 WIB). Duel ini wajib menang. Tidak ada kata seri apalagi kalah di depan pendukung sendiri.

Apalagi, Coach Lessa sudah menegaskan bahwa untuk putaran pertama ini Sriwijaya FC harus menutup rivalitas dengan mengoleksi minimal 35 poin. Modal saat ini baru tujuh poin. Untuk menggapai target itu, minimal Sriwijaya FC butuh sembilan kemenangan dari 12 pertandingan sisa.

Namun demikian, juga tidak boleh melepas begitu saja tiga pertandingan lainnya. Diusahakan harus tanpa kekalahan hingga putaran pertama selesai. Tentu hitungan matematika ini supaya memudahkan kerja di putaran kedua menggapai tangga juara. Mengingat, dari hitungannya untuk juara minimal harus kantongi modal 75 angka.

“Kami masih ada 12 pertandingan. Termasuk melawan Barito. Dari jumlah itu, kami tidak boleh nambah kalah lagi. Minimal harus mengamankan kemenangan di 9 pertandingan. Dengan begitu kami bisa mendekati target minimal 35 poin di pertengahan musim,” jelas Lessa.

Baca Juga :  Jatuh, Rossi Melorot di Klasemen Sementara

Dalam menggapai asa, Coach Lessa dibantu materi pemain yang siap tempur. Mereka sudah kembali menemukan semangat yang hilang setelah terkubur dua kekalahan dari Persib Bandung 0-2 dan Bhayangkara FC 1-2. Saat ini bahkan skuat Jakabaring dalam konfidensi tinggi.

Ini tak lepas dari kesuksesan tim berjuluk Laskar Wong Kito menggulung tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor kemenangan 2-0 di Stadion Gajayana Malang, 9 Mei lalu. Kemenangan itu mengembalikan keceriaan di ruang ganti Wong Kito.

“Benar, kekalahan dari Persib apalagi Bhayangkara membuat kami tertekan. Kini suasana lebih cair dengan kemenangan dari Persiba. Kami sudah bertekad cukup sekali saja kalah di kandang. Lawan Barito, kemenangan menjadi kewajiban yang harus diwujudkan,” tegas Nur Iskandar.

Mantan penyerang Semen Padang ini juga sangat ingin membantu Sriwijaya FC menjaga tren positif ini. Tentu dengan umpan, tusukan, dan tendangan akuratnya. Diakuinya, untuk menang tidak susah. Sriwijaya FC sudah menemukan kembali jati dirinya.

Ini setelah pemakaian pola kembali ke skema 4-3-3 dari sebelumnya pola baku 4-4-2 diamond. Saat menyerang, tiga striker maju bersamaan, tapi saat bertahan semua kompak menjaga daerah pertahanan. Sangat fleksibel dan tampak otomatis.

Baca Juga :  Manajemen Berikan Deadline

“Saya melihat teman-teman lebih kompak dan lebih kuat main dengan pola ini. Mungkin karena mereka sudah terbiasa jadi tampak lebih rapi dan kuat saat bermain. Ini yang saya lihat saat mengalahkan Persiba 2-0,” tegasnya.

Bagaimana Barito Putera? Pelatih Barito Putera Jacksen F Tiago sangat percaya diri menatap duel duo pelatih Brasil ini. Dia tak segan adu strategi dengan mantan pelatih fisiknya yang kini ditukangi Sriwijaya FC. Bahkan, dia berkoar bahwa ilmu kepelatihannya sudah berkembang dan lebih baik daripada saat menjadi pelatih Persipura pada 2008-2014 silam. Melatih tim di Indonesia dan Malaysia membuatnya lebih matang.

“Saya yang saat ini jelas beda dengan Jacksen saat di Persipura. Saya sudah lama menjadi pelatih, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Malaysia. Itu membuat saya lebih matang dalam menyiapkan strategi,” terang Jacksen.

Terkait kekalahan dua kali beruntun yang didapat tim asuhannya diklaim tidak pengaruhi mental bertanding anak asuhnya jelang laga ini. Bahkan, dalam latihan semua pemain dinilai tidak ada raut muka sedih. Artinya, kekalahan itu sudah berlalu dan kini mereka sudah siap bertarung untuk mendapatkan poin di Jakabaring.

“Saya tetap memuji pemain saya. Mereka bermain bagus saat lawan Arema dan PS TNI, meski akhirnya kalah. Kami tidak ada masalah dengan mental bertanding. Jika kecewa iya, tapi kami kini sudah siap dan saya sudah siapkan sangat cukup persiapan untuk mengeluarkan strategi yang pas lawan Sriwijaya FC,” terang dia.

Baca Juga :  Siapkan 21 Pemain Terbaik SFC Kontra Persiba

“Kami tidak kesulitan mencari data untuk dianalisis dari kekuatan Sriwijaya FC karena 70 persen kekuatan mereka bertumpu pada muka lama. Ya masih andaikan Beto, Utuh Koo, dan Hilton serta pemain anyar seperti Nur Iskandar,” ucapnya. (kmd/ion/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!