Menguji Motivasi

Pelatih Rahmad Darmawan

PALEMBANG – Sriwijaya FC wajib bangkit saat lawan Persela Lamongan, pada laga pekan ke-12 Gojek Liga 1 musim 2018 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, besok malam (2/6).
Hamka Hamzah dkk sudah melupakan kekalahan 0-1 dari Perseru Serui pada pekan 11 Liga 1 2018 Minggu (27/5) lalu. Dan berambisi mengamankan poin dari Persela demi menembus tiga besar klasemen.
Saat ini, Laskar Wong Kito (julukan Sriwijaya FC) berada di peringkat ke-6 dengan 16 poin dari 11 laga yang telah dijalani. Jika sukses menang lawan Persela, maka skuadra Rahmad Darmawan berpotensi meringsek ke tiga besar puncak klasemen.
Untuk memuluskan target itu, pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan terus memberikan masukan dan motivasi kepada anak asuhnya agar bisa tampil maksimal.
“Apalagi bermain di hadapan pendukung sendiri, yang tentu akan menjadi tambahan motivasi,” kata pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan.
Persiapan terus dilakukan Sriwijaya FC untuk hadapi laga nanti. Mereka terus mengasah kekuatan. Lewat latihan taktik dan strategi dalam penyelesaian akhir. “Stressing khusus juga dilakukan untuk lini belakang agar mampu beradu memenangkan duel udara saat set piece maupun open play,” ujarnya.
Namun, asa Sriwijaya untuk mengamankan poin butuh kerja ekstra keras. Mengingat, tim yang akan dihadapi bukan sembarangan. Persela saat ini duduk di peringkat ke-4 klasemen sementara dengan 17 poin dari 11 laga.
Belum lagi, performa Laskar Joko Tingkir (julukan Persela) sedang bagus-bagusnya karena sebelumnya membantai PS TIRA dengan skor 4-1. Sementara, Sriwijaya FC sedang kondisi kurang baik. Setelah kalah 0-1 dari Perseru Serui di tempat netral.
Ditambah Laskar Wong Kito, diterpa isu tak sedap dari kamar ganti. Soal isu dugaan keterlambatan gaji. Meski telah diklarifikasi oleh manajemen di salah satu situs berita, tetap memberi dampak yang kurang baik.
Asisten manajer, Ahmad Haris mengatakan permasalahan yang ada di tubuh tim saat ini akan segera terselesaikan. Ia berharap hal tersebut tidak akan mengganggu performa tim bertabur bintang di musim ini.
“Kami sudah selesaikan secara internal. Namun, kami minta orang yang tidak mau dan tidak mengerti permasalahan yang sebenarnya untuk tidak ikut campur. Sriwijaya FC baik-baik saja,” kata Haris.
Apalagi, lanjut Haris permasalahan ini dikaitkan secara politis dan disebar melalui sosial media, yang tentu menurutnya sangat tidak etis. Dan dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Haris memastikan, tim akan bermain maksimal di setiap laga. (aja)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!