Menjambret, Cari Biaya untuk Pacaran

Rn dan Yo digelandang petugas ke Mapolsek Ilir Timur (IT) I karena terlibat penjambretan. FOTO: WELLY/SUMEKS

PALEMBANG – Butuh uang untuk kencan dengan sang pacar, Rn (19), warga rumah susun (rusun) Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, berbuat nekat. Dia melakukan aksi penjambretan. Aksinya, Senin (13/11), sekitar pukul 13.50 WIB.

Dia tak sendirian, tapi beraksi bersama Yo (18). Sebelum menjambret, keduanya pergi ke kawasan Pakjo untuk bertemu pacar Rn. Dari sana, dua sekawan ini ke kawasan 16 Ilir, lalu beraksi di Jl Mayor Ruslan, dekat percetakan Rambang.

Aksi pertama keduanya tak sukses, hanya dapat minyak wangi. Rn dan Yo pun beraksi lagi naik sepeda motor yang dipinjam dari temannya. Mereka melintas di Jl Jenderal Sudirman, Km 3,5, dan memepet korban, Ian (19).

Rn lalu menabrakkan motor yang ia kendarai ke motor korban. “Aku dapat tasnya isi dompet, duit Rp300 ribu, dan power bank,” ujar Rn di Polsek Ilir Timur I, kemarin (14/11).

Belum sempat kabur, warga yang melihat aksinya menolong korban. Motor tersangka ditabrak pengguna jalan lain hingga tersangka dan Yn terjatuh.
Keduanya pun tertangkap. “Aku perlu uang untuk pacaran Pak,” ucap Rn sambil menangis. Sedangkan Yo, menuturkan, banyak pengguna jalan yang melihat mereka beraksi. “Makanya kami digebuki orang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Teliti Keterlibatan Pihak Lain

Warga Jl Dhani Effendi itu berkilah, dia tidak tahu kalau akan diajak Rn menjambret. Karena awal bertemu, Rn hanya minta ditemani ke rumah pacarnya, lalu ke Pasar 16 Ilir. “Yang jambret dan bawa motor Rn, aku cuma duduk diboncengnya saja,” ujar Yo.

Kapolsek Ilir Timur I, Kompol Edi Rahmat Mulyana, melalui Kanit Reskrim, Ipda Jhony Palapa, membenarkan adanya penangkapan kedua pelaku penjambretan itu. “Keduanya sudah ditahan. Modus aksi mereka dengan menabrak korban,” tuturnya. (wly/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!