Menolak Punah Kijang Tua

Kopda akbar TKSCL

Siapa bilang sih kumpulan atau komunitas otomotif itu sukanya bikin macet karena sering konvoi di jalan? Suka kebut-kebutan, ganggu pengguna jalan dan pamer kendaraan. Well, stereotype itu nggak sepenuhnya benar lho. Nyatanya, komunitas Toyota Kijang Super Community Indonesia Wong Kito Galo membuktikan sendiri bahwa anggapan negatif itu nggak benar. Mau tahu lebih jelasnya? Yuk simak! (edp)
Toyota Kijang Super Community Indonesia atau yang biasa disingkat TKSCI ialah komunitas yang mewadahi para pengguna dan pencinta mobil kijang tua. TKSCI merupakan komunitas resmi yang berbadan hukum melalu akte notaris berpusat di Jakarta dan tersebar chapter-chapter di setiap kota di Nusantara, dari Pulau Sumatera sampai Papua. TKSCI Sumatera Selatan yang juga dikenal sebagai TKSCI Wong Kito Galo berdiri pada tanggal 26 Maret 2016 lalu dan dipelopori oleh tiga orang member dari tiga daerah berbeda, yakni Ifza dari Sekayu, Eko dari Kayuagung dan Totok dari Palembang. Awal berdirinya komunitas ini bermula dari akun komunitas yang dibuat di facebook. Dari situlah, muncul keinginan untuk membuat komunitas TKSCI yang pertama di Sumatera Selatan dengan koordinasi yang baik dari TKSCI pusat sebagai pendukung lahirnya komunitas ini.
Hingga kini jumlah keseluruhan anggota yakni 120 anggota yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Selatan seperti Palembang, Sekayu, Banyuasin, Ogan Ilir, Kayuagung, Prabumulih, Lahat dan lain-lain. Untuk menjadi anggota dari komunitas ini nggak perlu syarat yang muluk-muluk, kok. Namun ada syarat mutlak yang harus dipenuhi. “Untuk bisa bergabung dalam TKSCI WKG yaitu harus memiliki Kijang Super All Varian dari tahun 1987 sampai dengan 1995,” ucap Chandra Irawan, penasehat di TKSCI WKG.
Sejak didirikan, TKSCI WKG sudah sering mengadakan berbagai kegiatan, diantaranya yaitu Kopdar Akbar yang merupakan acara silahturahmi antar keluarga besar anggota TKSCI WKG, buka bersama di panti asuhan, bakti sosial, kegiatan rutin yasinan bulanan , futsal bersama dan lain-lain. Komunitas ini juga berpartisipasi dalam ajang auto contes dan menyemarakkan program pemerintah menjelang Asean Games dengan tertib berlalu lintas.
Komunitas ini sekarang diketuai oleh Indra, didampingi dengan wakilnya bernama Endro. Menurut mereka, bergabung dengan TKSCI WKG dapat memperluas relasi dan mempererat tali persaudaraan. “Selain bisa mendapat saudara, lewat komunitas ini kita juga bisa sharing tentang mobil kijang. Kita semua tahu mobil kijang adalah mobil tua yang susah-susah gampang merawatnya, namun disini kita mencintainya dan menolak punah kendaraan tersebut,” kata Endro, wakil ketua TKSCI WKG.
TKSCI WKG memiliki aturan standar ketika konvoi agar tidak menganggu pengguna jalan lainnya dan tidak menimbulkan kemacetan. Mengutamakan safety riding dan tidak ugal-ugalan. Mengutamakan silahturahmi ketika kopdar dengan mengisi kegiatan positif. Itulah yang membuat komunitas itu terus ada dan istimewa.

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!