Mie Basah Hingga Tahu Mengandung Formalin

CEK: Petugas mengecek makanan dan minuman hasil sidak di pasar Inpres Inderalaya, Selasa (23/5). Foto: Sardinan/Sumatera Ekspres

INDERALAYA-Tim gabungan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Koperindag Pemkab Ogan Ilir (OI), Polres OI melakukan sidak di Pasar Inpres Inderalaya terhadap sejumlah makanan dan minuman (mamin) hari ini (22/5).

Sidak yang dipimpin Sekda OI, H Herman SH MM didampingi Kadis Koperindag Ir Tapip,Kadinkes OI dr Hj Siska Susanti, hadir juga Wakapolres OI Kompol M Rizvy dan Kapolsek Indralaya AKP Bambang Julianto.

Sebelum dilakukan sidak terhadap sejumlah penganan, tim melakukan pemantau harga kebutuhan pokok, mulai dari daging, ayam, telur, beras dan lainnya. Hasilnya seperti telur mengalami kenaikan hingga Rp 24 ribu perkilogramnya, padahal sebelumnya di bawah Rp 20 ribu, juga ayam potong menjadi Rp 42 ribu, padahal sebelumnya berkisar Rp 28 ribu hingga Rp 30 ribu pekilogramnya .

Sedangkan sidak terhadap penganan petugas mengambil beberapa sampel mie basah alias
mie kiloan, tahu, dawet, cincau, cenil atau biji mutiara dan sejumlah penganan lainnya yang diduga mengandung zat berbahaya baik formalin maupun zat pewarna, serta boraks

Kadinkes Pemkab OI dr Hj Siska Susanti mengatakan, hasil sidak yang dilakukan tim tersebut menyebutkan mulai dari tahu, mie basah mengandung formalin,sedangkan cenil mengandung ridamin atau zat bahan pewarna tekstil, juga ada yang mengandung boraks.

“Dari hasil sidak ternyata mie basah dan tahu yang mengandung formalin dan boraks,” jelas Siska Susanti. (sid)

Baca Juga :  Minta Pelaku Dihukum Berat

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Rabu (23/5). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!