Motor Jatuh, Sabu Nyangkut di Pagar

KURIR: Yeni Aprida dan Dedi (baju tahanan) diamankan di polsek IT I karena kasus peredaran narkoba jenis sabu, kemarin (8/6). Foto: Welly/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Yeni Aprida (35) tidak juga jera. Dia kembali harus berurusan dengan pihak berwajib karena kasus narkotika jenis sabu. Alasan dia rela geluti bisnis haram sebagai kurir hanya butuh uang pinjaman.
Diiming-imingi akan mendapat uang pinjaman jika selesai mengantarkan sabu ke tempat pemesanan. Yeni pun pergi bersama seorang laki-laki berboncengan sepeda motor ke Pasar Kentut, Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I.
Di sana, Yeni bertemu Andi alias Dedi (29). Andi menyuruh Yeni untuk mengantarkan sabu seharga Rp6 juta ke Jalan Batu Nilam, Kecamatan Bukit Kecil. Usai mendapat sabu, Yeni pergi dari kawasan Pangeran Antasari. Namun sayang, di perjalanan, ia ditangkap anggota Polsek IT I pimpinan Kanit Reskrim, Ipda Jhony Palapa.
Saat dikejar, motor tersebut oleng, Yeni terjatuh sambil terduduk. Dia pun membuang sabu tersebut. “Aku nyampak, sabu itu nyangkut di pagar. Sedangkan yang bonceng aku tadi, lari,” kata warga Rusun Blok 34, Kelurahan 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, kemarin (8/6).
Menurutnya, saat terjatuh, ia pun langsung diamankan petugas Polsek IT I. Duakui Yeni, mendapat sabu dari Dedi alias Andi dan minta di antar ke jalan Batu Nilam. “Aku belum dapat upah. Kato Nuri (DPO) yang nyuruh ambek sabu itu , kalau galak anter barang itu aku bakal dapat duet pinjaman yang aku cari,” ungkapnya.
Dari nyanyian Yeni, ditangkaplah Andi alias Dedi (29) di kediamannya di Jalan Pangeran Antasari, Lorong Terusan Abadi, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I. “Yang mesen itu Nuri (DPO) minta anterin ke Jalan Batu Nilam. Katonyo ado yang jemput, iyolah Yeni itu,” ungkapnya.
Dikatakan Dedi, barang itu ia dapat dari TM (DPO). Dari hasil mengambil barang tersebut, ia diupah sebesar Rp15 ribu. “Kecik upahnyo. Aku cuma nurut bae pas disuruh ambek dan kasihke samo Yeni ini,” tuturnya.
Kapolsek IT I, Kompol Edi Rahmat mengatakan, dua kurir ini ditangkap di tempat berbeda. Di mana sebelumnya, ditangkap Yeni, yang hendak mengantarkan sabu disuruh NR untuk diantar ke Jalan Batu Nilam.
Sabu didapat dari saudara Dedi di kawasan Pasar Kentut. “Yeni ditangkap saat ia terjatuh dari motor. Sempat membuang sabu seberat 6 gram, yang dibungkus plastik hitam,” ungkapnya.
Dari Yeni, pihaknya langsung mengamankan Dedi di kediamannya. “Keduanya kurir. Atas ulahnya, dikenakan pasal 114 ayat 2 junto 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (wly/ion/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!