Muncul saat Cuaca Panas

Foto: Ilistrasi

KERINGAT buntet yakni istilah Jawa yang sering digunakan untuk biang keringat (miliaria). Biasanya dialami oleh bayi dan anak-anak, berupa kemerahan, baik di dahi, punggung, maupun sekitar leher.
“Biang keringat tidak keluar setiap saat, melainkan hanya di cuaca panas,’’ ungkap dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dari RS Dr Mohammad Hoesin (RSMH Palembang, Dr dr Yulia Farida Yahya SpKK (K) FINSDV.
Menurut Farida, munculnya biang keringat dipicu keluarnya keringat yang berlebihan. Biasanya terjadi pada kulit yang sensitive. Seperti, terjadi gesekan yang menyebabkan iritasi pada kulit dan bisa menimbulkan luka dan infeksi. ’’Meski bisa menyebabkan luka, tapi biang keringat tidak menular,”tegasnya.
Ia mengatakan, setiap bayi cukup potensial mengalami biang keringat. Umumnya, biang keringat terjadi pada bayi dan anak-anak yang tinggal di rumah yang kering dan panas. ’’Sebab, tingkat kelembapan udara di rumah yang kering dan panas sangat rendah,’’bebernya.
Setiap orang, sambungnya, dikulitnya terdapat kelenjar keringat yang bermuara di permukaan kulit. Terjadi biang keringat bila muara tersebut tersumbat, entah karena kotoran atau bedak yang tidak dibersihkan dengan benar ketika mandi. ’’Biasanya, dapat menyebabkan kemerahan kulit dan terasa sedikit gatal. Dalam dunia medis, gatal merupakan sensasi rasa sakit yang paling ringan,’’jelasnya.
Jika terjadi biang keringat, ada baiknya dihindari supaya tidak terjadi lecet. Lecet ini bisa terjadi karena gesekan pakaian. ’’Mengatasinya bisa cukup diberi salep pada bagian yang lecet sesuai petunjuk dokter. Namun, bila terjadi infeksi yang ditandai adanya nanah, perlu diberi antibiotic,’’sarannya.
Untuk perawatannya, tambah Farida, perlu perhatian khusus, terutama saat memandikan bayi. Lebih baik memakai sabun cair khusus bila memandikan bayi atau anak yang mengalami biang keringat. ’’Sebab, sabun cair tidak menyisakan partikel. Sabun padat biasa akan meninggalkan partikel yang justru dapat menyebabkan biang keringat tidak lekas sembuh,’’ucapnya.(qiw/via/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!