Napi Keluyuran Disergap Polisi

Alexander. Foto: Didi/Sumeks

MUARADUA – Anggota Satres Narkoba Polres OKU Selatan menyergap Alexander (40). Warga kecamatan Muara Dua yang jadi narapidana (napi) di Rutan Muara Dua itu kedapatan membawa 1,7 gram sabu-sabu.

Penangkapannya di Gang Melati Simpang Pedagan, Selasa(12/9), pukul 14.10 WIB. Awalnya, anggota melihat tersangka mengendarai motor ke arah Polres. “Anggota bersama Provost mengirinya dari belakang. Di lokasi, dilakukan penyergapan,” jelas Kapolres OKU Selatan AKBP Ahmad Pardomuan SIK MH didampingi Kasat Narkoba Iptu Zulkifli SH Mhu.

Tersangka terlihat membuang sesuatu. Dia lalu mencoba melawan dan mengajak petugas bergulat. Tapi dia berhasil dilumpuhkan. Barang yang dibuangnya ternyata kertas putih. Di dalamnya ada plastik berisi sabu. “Dia lalu mengaku berstatus warga binaan kasus pembunuhan. Vonisnya 10 tahun, baru menjalani 2 tahun,” beber Kapolres.

Dalam pemeriksaan di Polres OKU Selatan, tersangka mengakui
Narkoba itu miliknya. Dua hari lalu dia sempat pakai sabu. Petugas meyakini kalau tersangka tidak hanya pemakai, tapi juga pengedar. “Kasus ini masih kami dalami, berkoordinasi dengan pihak rutan terkait statusnya,” tandasnya.

Sementara Kepala Rutan Muaradua Jumadi SH mengakui jika tersangka merupkan warga binaan yang divonis 10 tahun karena kasus pembunuhan. “Soal bagaimana dia bisa keluar dan izin dari siapa saya tidak tahu,” katanya.

Dia hanya tahu, kalau tersangka memang sempat minta izin keluar karena orang tuanya meninggal. Namun, tak disangka kalau belum kembali ke rutan dan sampai tertangkap membawa narkoba. (dwa)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!