Naufal–Riska BGOI 2018

Bupati Ogan Ilir H M Ilyas Panji Alam beserta tim juri berfoto bersama dengan pemenang Bujang Gadis Ogan Ilir 2018 di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OI KPT Tanjung Senai, Indralaya, (13/9). Foto: Sardinan/Sumeks

SETELAH melalui seleksi penilaian oleh tim juri dalam ajang Pemilihan Bujang Gadis Ogan Ilir (BGOI) Tahun 2018, akhirnya M Naufal Akrom berpasangan Riska Dwi Putri dinobatkan sebagai BGOI 2018 pada grand final yang dihelat, Kamis (13/9) di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OI KPT Tanjung Senai Inderalaya Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Penentuan kedua pasangan ini menjadi BGOI 2018, setelah selempang dari pasangan BGOI 2017 Reyra Dewanti Kumala Raden dan Rian Ependi melingkar dipundak pasangan BGOI 2018.
Naufal dan Riska begitu sapaannya mampu menyisihkan dari 62 peserta terdiri dari 31 bujang dan 31 gadis, hingga pada grand final tinggal 7 pasangan finalis untuk beradu bakat dan talenta pada puncak bergensi pemilihan duta wisata dan duta daerah bumi caram seguguk.
Acara dihadiri Bupati OI H M Ilyas Panji Alam Kadispora Islah Corie SPd MSi, Ketua TP PKK Hj Meli Mustika Ilyas yang merangkap tim juri.

Prosesi grand final sendiri diawali dengan 7 pasang finalis melalui mekanisme tanya jawab di hadapan dewan juri, lalu didapatkan tiga pasangan grand finalis Bujang Gadis. Berdasarkan penilaian dewan juri pada grand final ini, Naufal dan Riska dinobatkan sebagai Bujang Gadis OI 2018. Sementara Wakil I BGOI diraih oleh Diky Satria dan Robiatun Adwiyah. Sedangkan Wakil II BGOI, M Izwan berpasangan Intan Wulandari. Kemudian, untuk harapan I pasangan M Irfan–Iqlillah, Harapan II pasangan, Kholifah dan Seli. Harapan III pasangan M Yushalwa- Amelia , Photogenic Rogus dan Tania dan terfavorit Robi dan Yossi.

Kadispora Pemkab OI Islah Corie mengatakan, Pemilihan BGOI 2018 merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk mencari duta wisata, duta daerah, yang mampu menggali potensi dalam mengembangkan pariwisata di Bumi Caram Seguguk.”Mereka ini akan diberikan tugasnya untuk mengenalkan pesona OI , baik lokal, nasional maupun di tingkat dunia,’’ kata Islah.
H M Ilyas panji Alam mengatakan, perhelatan BGOI tahun yang akan datang harus dilaksanakan semeriah mungkin, kemudian bagi para BGOI harus mampu mempromosikan budaya dan kepariwisataan bumi carak seguguk, dan harus terjun langsung kemasyarakat.
“Kami berharap BGOI yang terpilih untuk terus menunjukkan kemamuan dan talentanya, pada ajang pemiliha putra putru sriwijaya (PPS) tingkat propinsi,’’ tukasnya. (sid)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!