Nenek Nj Bantah Dituduh Mencabuli Siswa SD

Nenek Nj alias Hn saat dibincangi di bedeng tempat tinggalnya. Foto: Kris Samiadji/Sumeks

“Demi Allah, Semua Tidak Benar. Saya Tidak Ridho”

Titik terang dugaan pencabulan oleh Nj, nenek berusia 80 tahun terhadap siswa V SD masih tekak-teki. Sementara kasus itu sudah jadi viral di media sosial. Banyak yang penasaran, bagaimana hingga pencabulan terhadap korban, Ar (13), bisa terjadi hingga 10 kali.
———————–

Sejak kasus ini dilaporkan pada Sabtu (15/7) lalu, Sumeks Online menelusuri alamat yang ada dalam pengaduan korban. setelah dua hari berkutat di Jl Gotong Royong, Kelurahan Demang Lebar Daun, ditemukanlah tempat tinggal sang nenek.

Disambangi kemarin, nenek Nj alias Harni kebetulan sedang ada di rumah. Usia sebenarnya bukan 80 tahun seperti yang dilaporkan, tapi baru 61 tahun. Tempat tinggalnya sebuah bedeng dari enam pintu bedeng semipermanen berukuran sekitar 5×10 meter. Lokasinya melewati jalan tembusan, sekitar 1 km dari Jl Gotong Royong.

Tampak jemuran pakaian penghuninya bergelantungan di teras bedeng panjang itu. Tampak salah satu ujung bedeng ada yang rusak tak berbentuk. Nenek Nj tinggal di tengah.Saat itu, dia tampak mengenakan daster bercorak batik dominan warga cokelat.

Belum sempat mengungkapkan maksud kedatangan kami, sang nenek mengaku sudah dapat selentingan berita kalau dia dilaporkan ke polisi. “Saya kira karena marahi dia (Ar). Tapi itu aku marah seperti ibu dan anak, tidak main ancam-ancaman,” ungkapnya. Begitu tahu kalau dia dilaporkan atas dugaan pencabulan, nenek Nj pun meradang.

“Demi Allah, semua tidak benar. Jangan main tuduh seperti itu. Saya tidak ridho,” cetusnya. Meluncurlah cerita dari perempuan yang kerja serabutan itu. Kata Nj, pelapor adalah anak angkatnya. “Saya jadikan dia anak angkat atas izin ayah dia, sejak kami bertetangga di lorong sebelumnya,” tutur dia. (vis/wly/chy/ce1/bersambung)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!