Omzet Minimarket Capai Rp10 Juta per Hari

LARIS: Pembeli memadati BUMDes Mart Sumber Rejo, yang merupakan salah satu Badan Usaha Milik Desa Sido Rejo, Kecamatan Keluang, Kabupaten Muba. (Foto; Yudi/Sumeks)

SEKAYU – Beragam bentuk usaha terus tumbuh dan dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Muba. Kali ini, BUMDes Sumber Rejo, Desa Sido Rejo, Kecamatan Keluang, membentuk usaha pengelolaan minimarket yang menjual beragam barang dan sembako.

Minimarket yang diberi nama BUMDes Mart Sumber Rejo itu terus berkembang dan tumbuh pesat. Ratusan pembeli berdatangan dan membeli segala kebutuhan hidup. Mulai dari beras, gula, mi instan hingga lainnya.

“Setiap pembelian barang diberikan struk pembelanjaan yang ada,” kata Direktur BUMDes Sumber Rejo, Sadirun. Tingginya pembeli, tambahnya, lantaran lokasi minimarket sangat strategis. Terletak di ruas jalan perlintasan Kecamatan Sungai Lilin dan Sekayu sehingga hampir sekitar 20 persen penduduk desa membeli barang memenuhi kebutuhan hidupnya di minimarket tersebut. “Banyak juga pembeli dari masyarakat luar desa yang melintas di daerah kami,” sambungnya.

BUMDes Mart Sumber Rejo terbentuk dari modal awal dana desa sebesar Rp125 juta tahun 2017 lalu. Kini, berkembang pesat dan telah memiliki omzet Rp8-10 juta per harinya. Saat ini, BUMDes Mart Sumber Rejo terus mengembangkan usaha. Menjadi agen distribusi sembako ke berbagai warung di sekitar Desa Sido Rejo.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Muba, Drs Habiburrahman, mengatakan, pihaknya sangat mendukung tumbuhnya geliat usaha di tingkat desa sekarang ini, yang dimotori pembentukan BUMDes di 227 desa di Kabupaten Muba.

“Saya berharap, BUMDes memanfaatkan penyertaan modal sebagai penggerak ekonomi di tingkat desa,” harapnya. DPMD Kabupaten Muba berencana membentuk holding BUMDes, yang berorientasi terciptanya inovasi produk dan jasa. (yud/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!