OSO Siap Serahkan Jabatan Ketum ke Wiranto

Oesman Sapta Odang bersama Sekjen Hanura yang baru Hari Lotung Siregar. foto: hendra eka jawa pos

JAKARTA – Saling klaim kepengurusan sah yang terjadi pada Partai Hanura. Ketua Umum Oesman Sapta Odang awal pekan ini dilengserkan pengurus partai bentukan Wiranto itu.  Sebagai gantinya ditunjuk Daryatmo sebagai pelaksana tugas ketua umum.

Namun, OSO tidak menyerah. Ketua DPD RI itu mengingatkan bahwa dirinya menjabat Ketum karena permintaan Wiranto.

Jika sekarang Wiranto ingin menjabat lagi sebagai Ketum, OSO menyatakan siap menyerahkan posisi itu.

’’Silakan. Boleh saja, enggak usah ribut-ribut. Kalau Wiranto mau menjadi Ketum Hanura lagi, akan saya kasih,’’ kata OSO.

Meski begitu, OSO membantah bahwa saat ini terjadi perpecahan di internal partainya. Menurut dia, perlawanan yang dilakukan kelompok Syarifudin Sudding akan ditindak.

Sebab, menurut dia, langkah-langkah itu mengancam masa depan partai. ’’Kami akan pecat. Kalau sudah merusak marwah partai, masak harus dipertahankan? Enggak sulit, sederhana saja. Saya mundur atau mereka berhenti,’’ tegas OSO.

Namun, dia belum memastikan nama-nama yang akan dipecat dari Partai Hanura. OSO hanya memastikan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam atas manuver yang dilakukan kubu Sudding.

’’Saya tidak peduli apa yang dilakukan oleh sekelompok orang kecil yang ingin merusak partai. Pasti kami lawan dan kami tertibkan,’’ tandasnya.

Baca Juga :  Ketat, Hanya Pasangan-Pengurus Partai Boleh Masuk

Secara terpisah, Sudding memastikan bahwa pekan ini Partai Hanura akan menggelar munaslub. Namun, dia belum memastikan tanggal dan lokasinya.

Terkait dengan pernyataan OSO, Sudding menilai kecil kemungkinan Wiranto menjabat ketua umum lagi. ’’Saya kira (munaslub dilaksanakan) tidak dalam konteks itu,’’ kata Sudding. (bay/c4/oni)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!