Pakai Cara Alami Atasi Hama Penyakit

HAMA PADI: Petugas dari Dinas Pertanian menunjukkan hama yang menyerang padi petani. Foto: Agustriawan/Sumatera Ekspres

LAHAT – Lahan pertanian masyarakat Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Kikim Selatan, Lahat diserang penyakit “komplikasi”. Yakni sekitar 2 ha lahan terserang penyakit kresek dan 1 ha diserang kepinding tanah atau kepik.

“Ya kita dan laporan dari kelompok tani Sepakat Desa Tanjung Beringin bahwa sawah mereka terserang hama penyakit tanaman,” ungkap Kepala Dinas Pertanian Ir H Agustia Budiman melalui Kabid Tanaman Pangan A Firdaus Sp, Rabu (18/4).

Pihaknya juga melakukan pengecekan ke lokasi sawah Selasa (17/4). Dijelaskannya bahwa hama dan penyakit tanaman ini bila tidak segera ditanggulangi maka bisa mengancam produksi panen masyarakat. Selain itu, bisa menyebar ke lahan sawah yang lain. Sehingga dilakukam sistem pengendalian hama terpadu.

“Kita upaya dengan cara alami karena selain hemat juga mudah dilakukan,” ungkap Firdaus didampingi Sularno, Kasi Perlindungan.

Untuk hama kepi, lahan sawah yang terkena dialiri air setinggi 15 cm. Lalu ditunggu hingga satu malam.”Kemudian disiapkan lampu yang digantung bisa pakai petromak atau emergency dan dibawahnya diletakan baskom berisi oli.

“Nanti kepinya akan berkumpul dan jatuh ke dalam baskom,” bebernya.

Sedangkan untuk penyakit kresek, dibuat pestisida nabati. Dengan cara menyiapkan 20 lembar daun sirih, 1 ons kencur yang kemudian ditumbuk. Lalu direbus menggunakan 1 liter air.

“Cukup setengah masak saja lalu disaring dan disemprotkan ke lahan sawah yang terkana penyakit kresek. Bahan baku pestisida nabati ini mudah didapat dan dibuat oleh masyarakat desa,” ungkapnya. (gti)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (19/4). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!