Parkir di Pasar ini Dua Kali Bayar

11
Kendaraan yang parkir di Pasar Tebing Tinggi, Empat Lawang. foto: hendro sumeks.co.id

TEBING TINGGI – Banyaknya juru parkir (Jukir) di Jl Letda Abubakardin, kawasan Pasar Tebing Tinggi dikeluhkan warga. Pasalnya Jukir kerap memungut biaya retribusi parkir berulang kali.

Salah seorang warga Tebing Tinggi, Aris (33) mengeluhkan retribusi yang dipungut oleh Jukir di Pasar Tebing Tinggi dan membuat dirinya yang hendak berbelanja dan memarkirkan kendaraannya jadi berpikir dua kali.

“Ya kalau cuma sekali dipungut retribusi tidak apa-apa. Sekarang mau dekat hari raya jadi kita sering ke pasar untuk belanja. Kalau dua kali parkir mesti dua kali harus bayar parkir,” keluhnya.

Dirinya tidak mengetahui jika Jukir ini resmi atau tidak, karena mereka ini tidak memakai seragam parkir dan tidak memberikan karcis pada saat parkir.

“Kalau mereka ini resmi bagus, itu bisa menambah PAD untuk pembangunan di Empat Lawang. Saya harap instansi yang terkait segera menindak dan mendata juru parkir
liar ini,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Empat Lawang, Rapani menyatakan bahwa, dari sepuluh titik tempat parkir di kawasan Pasar Tebing Tinggi
tersebut resmi dan biaya retribusi parkirnyapun masuk ke kas daerah.

“Ada 10 titik tempat parkir di pasar itu dan semuanya resmi, dan juru parkir itu ada surat tugasnya semua. Retribusinya itu masuk ke restribusi parkir dan kas daerah,” tukasnya. (eno)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!