Pastikan Tak Ada Siswa ”Titipan”

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel, Drs Widodo MPd

PALEMBANG – SMA Negeri Unggulan di Palembang sudah menjaring siswa baru lewat penelusuran minat dan prestasi akademik (PMPA) dan tes tertulis. Kemarin, secara serentak mereka mengumumkan secara online. Untuk tahun ini, hanya ada delapan SMAN unggulan yang membuka jalur PPDB. Sementara SMAN lainnya, belum melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) karena bukan berstatus sekolah unggulan.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel, Drs Widodo MPd, berharap bagi peserta yang dinyatakan lulus, agar bersiap diri. “Bagi yang belum berhasil dalam PPDB di SMA unggulan, tidak perlu berkecil hati, langsung mendaftar pada sekolah lain,” imbuh Widodo pada acara nonton bareng di SMKN 5 Palembang, kemarin (25/4)
Dia menjelaskan, untuk jalur tes PPDB unggulan, sengaja didahulukan dari sekolah reguler. Tanpa bermaksud memberikan kesenjangan, tes awal ini memberikan peluang kepada seluruh siswa berkompetisi bersaing masuk sekolah unggulan. “Ada dua pilihan, pertama tes, lalu kedua PMPA. Tinggal siswa mau pilih yang mana,” jelasnya.
Selain itu, tes awal ini juga meminimalisasi kecurangan pasca-PPDB seperti adanya siswa ”titipan”. Jika tahun sebelumnya diadakan serentak, dan bagi yang lulus dialihkan ke swasta, maka tahun ini bagi siswa yang tak lulus di unggulan, bisa ikut tes ke sekolah reguler. “Andaikan kuota sekolah unggulan belum tercukupi, akan kita pertimbangkan apakah bisa menjaring siswa baru lewat reguler,” terangnya.
Sebanyak delapan SMA unggulan di Kota Palembang mengumumkan hasil kelulusan dari penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur khusus, kemarin (25/4). Seperti di SMAN 3 unggulan Palembang dari total 1.268 peserta yang ikut PPDB, hanya 352 peserta yang dinyatakan lulus untuk mengisi sebanyak 11 kelas yang ada.
“Pengumuman peserta PPDB yang dinyatakan lulus telah disampaikan melalui website sekolah, kemarin malam. Bagi siswa yang namanya tercantum di pengumuman, kita mintakan untuk melakukan pendaftaran ulang dengan membawa sejumlah persyaratan, di antaranya fotokopi rapor semester I-V, fotokopi kartu keluarga, dan syarat administrasi lainnya,” sebut Dr Hj Rosdiana MPd Kepala SMAN 3 Unggulan, kemarin (25/4).
Di SMAN 6 Unggulan Imtak Palembang, PPDB tahun ini menerima sebanyak 258 siswa, terdiri 228 siswa dari jalur umum dan 30 siswa PMPA.“Total sebanyak 624 peserta yang ikut PPDB di SMAN 6 Unggulan Imtak. Tahun ini untuk kelas X, kami siapkan sebanyak delapan kelas,” ungkap Kepala SMAN 6 Unggulan Imtak, Dra Hj Maryati MPd, kemarin (25/4).
Dikatakannya, dari segi jumlah, peserta PPDB di SMAN 6 Unggulan Imtak tahun ini mengalami peningkatan meski tidak terlalu signifikan. Di mana untuk penilaian, meliputi rata-rata dari empat mata pelajaran. Masing-masing Bahasa Inggris, IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia.
Begitu juga Di SMAN 1 Palembang. Tahun ini sebanyak 383 siswa baru bakal mengisi 14 kelas X yang disiapkan. Di mana, 45 siswa di antaranya melalui jalur PMPA. “Mayoritas dilihat dari ranking rapor, berkisar ranking 1-3. Selain PMPA, lewat jalur tes pun, pihaknya sudah menerima 383 calon siswa untuk mengisi 14 kelas X.
“Ada juga yang memiliki prestasi nonakademik, kemarin. Ada siswa yang tahfiz Quran dan kita terima,” ungkap Kepala SMAN 1 Palembang, Nasul Bani, kemarin.(kms/nan/ce4)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!