PBB Beri Penghargaan ke Satgas Maritim TNI

237
Maritime Task Force (MTF) Commander Rear Admiral Sergio Fernando De Amaral Chaves Junior menyematkan Medali Penghargaan PBB kepada Prajurit Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-I/UNIFIL 2016 pengawak KRI Bung Tomo-357 di Port of Beirut, Kamis (6/4/2017). FOTO: Dispen Koarmatim

BEIRUT – Sebanyak 107 Prajurit Satgas Maritim TNI Kontingen Garuda XXVIII-I/UNIFIL 2016 pengawak KRI Bung Tomo-357 mengikuti upacara “UNITED NATION MEDAL PARADE”. Upacara ini dipimpin langsung oleh Maritime Task Force (MTF) Commander Rear Admiral Sergio Fernando De Amaral Chaves Junior di Port of Beirut, Lebanon, Kamis (6/4/2017).

UN Medal merupakan penghargaan tertinggi dari PBB yang dianugerahkan kepada Pasukan Pemeliharaan Perdamaian yang telah berhasil melaksanakan tugas misi PBB selama lebih dari 90 hari berturut-turut atau lebih dengan sukses tanpa cacat. Prajurit Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I UNIFIL telah melaksanakan misi di Laut Mediterania Lebanon selama kurang lebih 7 bulan. Selama itu pula KRI Bung Tomo-357 yang dikomandani oleh Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo senantiasa menorehkan prestasi yang diakui oleh sesama unsur Maritime Task Force maupun pihak UNIFIL sendiri.

Performa kapal, semangat dan profesionalisme prajuritnya serta keberhasilannya dalam setiap tugas dan operasi yang diemban selama keberadaannya di Area of Maritime Operation (AMO) menjadikan KRI Bung Tomo-357 sebagai salah satu andalan MTF.

Dalam amanatnya, MTF Commander mengatakan bahwa sejak Agustus 2016 hingga sekarang, KRI Bung Tomo-357 telah berkonstribusi secara aktif pada setiap operasi MTF UNIFIL di bawah bendera PBB, mulai dari patroli rutin di area operasi maritim, latihan bersama, melatih LAF NAVY, hingga kegiatan saat sandar di dermaga telah menunjukkan profesionalisme para pengawaknya. Oleh karena itu, Medali PBB yang dianugerahkan ini merupakan bentuk penghargaan tertinggi bagi seluruh Prajurit KRI Bung Tomo-357.

Baca Juga :  Panglima Gatot: Indonesia Telah Lakukan Upaya Penanggulangan Teroris

“KRI TOM sejak awal bergabungnya dengan MTF UNIFIL selalu berupaya menegakkan perdamaian di Laut Mediterania Lebanon dan bersama dengan unsur unsur MTF yang lain KRI TOM senantiasa menunjukkan performa terbaiknya,” ujar orang nomor satu di MTF ini.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh Prajurit KRI Bung Tomo-357 atas dedikasi yang luar biasa yang ditunjukkan selama mengemban misi perdamaian. Kalian harus bangga karena berkat sebagian kontribusi kalian maka perdamaian di Lebanon dapat terpelihara, dan rakyat Lebanon dapat hidup dengan damai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Laksamana berkebangsaan Brazil ini berpesan kepada para Prajurit KRI Bung Tomo-357 agar senantiasa menunjukkan kinerja terbaiknya hingga misi selesai.

“Pertahankan nilai-nilai dan semangat yang telah kalian tunjukkan selama ini”, tegasnya.

Upacara UN MEDAL PARADE selesai dilanjutkan dengan foto bersama dan resepsi acara di geladak Heli KRI Bung Tomo-357. Acara resepsi diisi dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih dari Duta Besar LBBP RI Lebanon H.A. Chozin Chumaidy kepada MTF Commander Rear Admiral Sergio Fernando De Amaral Chaves Junior, Lebanese Navy Commander Rear Admiral Majed Alwan, dan kepada Komandan KRI Bung Tomo- 357 Kolonel Laut (P) Heri Triwibowo. Kemudian dilanjutkan dengan foto bersama dan persembahan Tari Tradisional Indonesia yaitu Tari Teruna Jaya, Tari Pitung, Tari Jaranan dan Tari Saman Aceh yang ditampilkan oleh para prajurit Satgas Maritim TNI.

Baca Juga :  Uji Coba Pupuk Bios 44

Turut hadir memeriahkan Acara UN MEDAL PARADE Prajurit Satgas Maritim TNI KONGA XXVIII-I / UNIFIL lebih kurang 100 tamu undangan antara lain Duta Besar LBBP RI untuk Suriah Joko Harjanto, Atase Pertahanan Mesir Kolonel Laut (P) M. Kemas Ikhwan Madani, DMTF COS Kolonel Laut (P) Agus Hariyadi. Selain itu, Komandan Kontingen Garuda TNI UNIFIL Kolonel Inf Surya Wibawa Suparman, Deputy Commander Sector East UNIFIL, Para Komandan unsur MTF, Komandan Kontingen, Komandan Satgas Konga TNI UNIFIL, Staf MTF, Staf UNIFIL, Staf KBRI Lebanon, serta WNI di Lebanon.(fri/jpnn)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!