Pedagang Ogah Pindah

Meski jualan di sepanjang Jalan Warsito Pasar Atas Baturaja dilarang, pedagang masih nekat berjualan. Alasannya, di sini dagangan lebih laris. Foto: Gus Munir/Sumeks

BATURAJA – Pedagang, yang mayoritas berjualan ikan, masih nekat berjualan di sepajang Jalan Warsito, Pasar Atas Baturaja. Padahal, Senin malam (7/8), petugas gabungan Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) OKU telah melakukan penertiban dan mengangkut lapak mereka.

Pedagang ogah pindah ke tempat yang telah disediakan, di lapak lantai dua Pasar Atas. Bahkan, mereka nekat menggeser traffic block yang dipasang petugas agar mereka mudah membuka lapak tempat berjualan. ‘’Kami tidak mau berjualan di atas karena tempatnya di belakang, dekat toilet. Jadi, sepi pembeli. Beda jika berjualan di pinggir jalan,” kata Ratna, pedagang ikan yang berjualan di ruas Jalan Warsito, Selasa (8/8).

Pihaknya, lanjutnya, pernah uji coba berjualan di tempat yang sudah disediakan di lantai dua. Bukannya untung, selama dua hari, dirinya malah merugi hingga Rp400 ribu. ‘’Ikan yang kami jual tak ada yang membeli. Bagaimana mau makan kalau rugi,” imbuhnya.

Selain itu, untuk mendapatkan tempat di lantai dua, harus membeli lapak seharga Rp10.500.000. Sementara, di bawah dirinya cukup menyewa dengan pemilik lapak seharga Rp300 ribu per bulan. ‘’Kita minta pemerintah membangun lapak di pinggir jalan. Sebab, hanya di pinggir jalan yang ramai pembeli,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) OKU, Aminelson mengatakan, meski tim gabungan sudah melakukan penertiban, tetap saja pedagang nekat berjualan di bahu jalan Warsito. “Traffic block yang sebelumnya telah disusun rapi sudah berantakan lagi. Diputar pedagang untuk tempat jualan,” ucapnya. (gsm/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!