Pekerja Geothermal Bantah Ada Gas Beracun

DEMO: Pekerja PT PGE saat menyampaikan aspirasinya di Kantor DPRD Muara Enim, Kamis (13/9). Foto: Giete/Sumatera Ekspres

MUARA ENIM – Puluhan pekerja PT KPP perusahaan sub kontraktor PT Pertamina
Geothermal Energi (PGE) Lumut Balai, yang mengerjakan proyek pembangkit listrik panas bumi (Gothermal), melakukan aksi damai ke gedung DPRD Muara Enim, Kamis (13/9).

Mereka membantah bahwa gaothermal tersebut mengandung racun zat H2S maupun CO (karbon monoksida) seperti yang diisukan. Karena tiga orang yang meninggal dunia dilokasi proyek tersebut, tidak ada kaitannya dengan panas bumi tersebut.

Dalam aksi tersebut bertindak sebagai kordinator lapangan Bahtiar. Aksi yang mereka gelar mendapatkan pengamanan dari aparat Polres Muara Enim, Kodim 0404 Muara Enim dan Satpol PP Pemkab Muara Enim.

Dalam aksinya mereka juga membacakan klarifikasi terkait kegiatan proyek pembangkit listrik yang tengah dikerjakan. Mereka juga meminta agar kegiatan pekerjaan proyek tidak dihentikan, karena akan merugikan mereka.

Klarifikasi yang mereka sampaikan menolak diliburkan karena akan merugikan pekerja. Mereka juga membantah adanya pertanyataan yang disampaikan oleh aksi sebelumnya ke DPRD, bahwa pekerja tidak dilengkapi dengan hak-hak sebagai tenaga kerja. (way)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (14/9). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!