Pelamar dari Palembang Bertugas di Jakabaring

JAKARTA – Tiga bulan jelang Asian Games XVIII/2018, Panpel Asian Games alias INASGOC sibuk menyiapkan volunteer. Saat ini, mereka telah menyaring 20.741 volunteer dari 36 ribu pelamar. Dari jumlah yang lolos, 3.741 berasal dari Palembang sementara sisanya, sebanyak 17.000 calon volunteer lolos dari Jakarta.

Sekjend INASGOC Eris Herryanto menyatakan, untuk Game Times Asian Games INASGOC butuh 13 ribu relawan atau volunteer. Nantinya, mereka akan ditempatkan di Jakarta dan sekitarnya sebanyak 11 ribu sementara 2.000 volunteer bantu sukseskan penyelenggaraan di Palembang. Nah, untuk di Palembang, akan diambilkan dari 3.741 calon volunteer yang lolos seleksi.

“Calon volunteer yang dari Palembang saat mendaftar minta ditempatkan di Palembang. Jadi mereka jika nanti lolos akan bertugas di sana,” ungkap Eris Selasa (1/5).

Dijelaskan Eris, saat ini semua calon volunteer yang lolos seleksi tahap pertama sebanyak 20.741 ini sedang menjalani tes kedua. Psikotes sedang berlangsung.

“Antusiasme yang ditunjukkan generasi muda kita sangat luar biasa. Saya menghargai hal itu. Mereka ingin sekali mendapat pengalaman yang terjadi sekali seumur hidup ini. Panitia Pelaksana Asian Games 2018 akan memberikan pelatihan bagi mereka yang nanti lolos seleksi akhir agar mampu melayani duta-duta olahraga yang datang,” ucap Eris.

Bagian INASGOC yang bertanggung jawab seleksi volunteer adalah Departemen Human Resources and Volunteer (HR&V) INASGOC. Dari psikotest ini diharapkan bisa menjaring sebanyak 8.000 volunteer terpilih. Dalam seleksi tahap kedua ini, para volunteer alumni Invitation Tournament, Februari lalu, yang terpanggil kembali tidak perlu mengikuti psikotest.

Baca Juga :  Broadcast Telan Rp800 M

Untuk kebutuhan, volunter akan dibagi dalam tiga kategori, Protocol Assistant, NOC Assistant, dan Liaison Officer. Penempatan volunter akan dialokasikan ke-23 departemen atau functional areas, seperti Venue, Medical & Clinics, Ceremonies, Ticketing, Catering, Transportation, dan lain-lain.

“Mereka akan menjadi tulang punggung panitia selama Asian Games berlangsung. Tanpa kehadiran mereka, pelaksanaan Asian Games dipastikan akan menemukan banyak kendala,” pungkasnya.(kmd)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!