Peminat Banyak, Kuota Terbatas

AMBIL NOMOR: Calon siswa mengambil nomor ujian Penerimaan Peserta Didik Baru setelah mendaftar online di SMAN 3 Palembang, kemarin. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

MASUK SMA Negeri dengan label unggulan memang impian tiap siswa. Namun tidak semua siswa yang mendaftar bisa tertampung di SMAN unggulan. Banyak syarat yang diterapkan salah satunya punya nilai rata-rata 80. Lantas bagaimanan PPDB di SMAN Unggulan di Palembang?
—————————————-

SMA Negeri 1 Palembang masih tetap favorit bagi siswa. Sekolah yang terletak di kawasan Bukit Besar ini memastikan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017/2018 bakal berlangsung dengan transparan. Pasalnya sejak awal telah diinformasikan melalui website dengan alamat http://ppdb.sman1plg.sch.id.
Menurut Kepala SMA Negeri 1 Palembang, Nasrul Bani,S.Pd,MM untuk pendaftaran mandiri via internet telah mulai dilaksanakan mulai tanggal 30 Maret-10 April 2017 yang lalu, setiap calon peserta didik membawa berkas persyaratan dan dan membawa bukti Hasil Pendaftaran Online Mandiri ke sekolah tujuan untuk diverifikasi.
Dijelaskan Nasrul, selain melalui jalur mandiri, PPDB SMAN 1 Palembang juga telah menerima sebanyak 45 calon siswa yang dinyatakan lulus seleksi melalui jalur PMPA dari total 67 calon siswa yang mengajukan diri.
Bagi yang dinyatakan tidak diterima melalui PMPA kami menyarankan mereka untuk mengikuti jalur mandiri dengan mengikuti serangkaian tes yang sudah dipersiapkan. Pertama, calon siswa wajib mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) yang bakal dilaksanakan pada 22 April 2017 mendatang secara tertulis dengan materi tes mata pelajaran SMP/MTs. ”Peserta tes yang dinyatakan lulus seleksi masuk SMAN 1 berdasarkan penggabungan nilai rapor 1 s.d. 5 dan nilai Tes TPA dengan bobot nilai rapor 40 % dan nilai TPA 60 %,” ungkapnya.
Setelahnya, tahap ketiga ada pengumuman hasil TPA yang diumumkan secara online di website SMAN 1 pada 24 April 2017 dan tahap keempat daftar ulang pada tanggal 24 dan 25 April 2017. Sedangkan peserta didik yang dinyatakan lulus TPA diwajibkan daftar ulang pada tanggal 26 – 29 April 2017.
Hal senada disampaikan pula Kepala SMAN 18 Unggulan Palembang, Dra Sri Asmuniah,M.Si yang menegaskan untuk PPDB tahun ini sampai batas akhir PPDB jalur mandiri hingga 10 April tercatat sebanyak lebih kurang 500 calon siswa yang mendaftar via online.
“Untuk penerimaan tahun ajarang 2017/2018 ini sama seperti tahun lalu kami menyiapkan sebanyak tujuh rombel yang setiap rombelnya bakal diisi sebanyak 32 siswa. Saya selalu mengimbau kepada calon siswa untuk mengikuti prosedur yang telah ditetapkan,” imbuh Sri, kemarin (17/4).
Salah satu siswa Ika yang mendaftar di SMAN 3 Palembang mengantri mengambil nomor ujian PPDB. Dirinya mengaku sudah sejak pagi antri dan baru nomor ujian PPDB dapat satu jam kemudian karena banyaknya yang mengambil hingga keluar ruangan panitia. “Sudah datang sejak pagi, cuma masih disuruh menunggu untuk bisa mengambil nomor buat ujian tanggal 22 April nanti,” jelas Ika, salah seorang peserta PPDB SMAN 3 Palembang dari SMPN 19 Palembang, kemarin
Sementara itu di SMAN 5 Palembang, juga siap melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Salah satu SMAN unggulan di di kota Palembang. Kepala Sekolah SMA 5, Suimin Eksan Spd MM mengatakan SMA 5 bersama dengan tujuh SMAN unggulan lainnya yakni SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 6, SMAN 8, SMAN 17 dan SMAN 18 sudah melakukan rapat koordinasi. “Untuk PPDB khusus untuk SMA unggulan dilakukan lebih dulu dibandingkan SMA regular yakni pada bulan April,” ujarnya.
Untuk SMA 5 sendiri kuotanya adalah 288 kursi, dan untuk jalur PMPA (Penelusuran Minat Prestasi Akademik) yakni jalur undangan mendapat jatah 10 persen yakni 29 kursi. “Untuk peserta PPDB lainnya yang sudah mendaftar adalah 650 peserta namun yang lulus verifikasi 560 orang,” bebernya.
Untuk PPDB sekolah unggulan ada standarisasinya dimana minimal nilai rata rata untuk SMA 5 adalah 75, dibawah itu tidak akan lolos. “Berbeda dengan sekolah regular, untuk sekolah unggulan tidak ditentukan oleh Rayon,” terangnya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilakukan serentak baik unggulan maupun regular, tahun ini unggulan dilaksanakan terlebih dahulu. “Jadi yang tidak lolos bisa mengikuti di sekolah regular, bila masih tidak lulus maka sekolah swasta,” tukasnya.
Karena dimulainya tahun ajaran baru serentak, maka selama jeda waktu tersebut pihak sekolah sudah menyiapkan kegiatan sebelum kegiatan belajar dimulai. “Seperti latihan kedisiplinan, outbond bekerjasama dengan TNI dan lain lain menyambut tahun ajaran baru,” pungkasnya.
Sedangkan di SMAN 6 Palembang telah melakukan penerimaan siswa baru tahun ajaran 2017/2018 pada 30 Maret–10 April 2017. Pada penerimaan ini, syarat utama harus memiliki nilai rata–rata 80, dan itu dilihat dari semester satu hingga lima.
Humas SMAN 6 Palembang, Drs Carda Quano MSi mengatakan, yang mendaftar melalui online sebanyak 790 sedangkan yang terverivikasi 702. Dan bangku yang disediakan yakni 258 untuk sebilan kelas. “Untuk mengantisipasi pencaloan atau suap, kami memang mensyaratkan nilai tertinggi untuk masuk SMAN 6 adalah rata–rata 80, dan ini beda dengan sekolah lain,” tegasnya. (way/kms/wly/nan)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!