Pempek, Sehari Tembus 200 Paket

PALEMBANG- Tidak lengkap rasanya pulang dari Palembang bila tidak membawa pempek sebagai buah tangan untuk kerabat dan keluarga. Bahkan, dari pantauan koran ini di sentral penjualan pempek di Jl Mujahidin kelurahan 26 Ilir, hampir semua kios pempek dipenuhi calon pembeli.

“Setiap pulang kampung pasti yang saya bawa pempek untuk oleh-oleh. Apalagi, saya tidak bisa sering pulang ke Palembang kecuali saat lebaran. Jadi pasti beli pempek,” kata Husni (37), warga Tangerang dibincangi koran ini saat membeli pempek di salah satu kedai, kemarin.

Bahkan menurut pria yang sudah tinggal di Tangerang sejak 15 tahun lalu tersebut, untuk saat ini dirinya membeli tidak kurang dari 10 paket seharga Rp150 Ribu/paket. Selain untuk konsumsi sendiri, juga ada sebagian yang titipan dari rekan kerja dan tetangga. “ Kalau tahun lalu, saya cuma beli sekitar 6 paket saja, tapi tahun ini lebih banyak. Karena memang ada titipan teman,” bebernya.

Senada, Fitri (29), warga Cianjur mengungkapkan, setiap lebaran bila tidak bawa pempek pulang ke rumah seperti ada yang kurang. Apalagi dirinya hanya bisa berkunjung ke Palembang saat lebaran ataupun ketika keluarga ada hajatan. Selain itu, di Cianjur juga sulit menemui penjual pempek.“Mumpung lagi ada di Palembang, banyak beli pempek untuk oleh-oleh. Sisanya untuk makan sendiri di rumah,” terangnya,

Sedangkan alasan dirinya membeli pempek di Pasar 26 Ilir tersebut, selain harganya yang murah dan tentu saja rasanya yang enak dan gurih, tentu saja banyak variasi pempek yang bisa dipesan. Baik itu pempek lenjer, adakan, kulit, pistel, telor kecil atau bahkan kapal selam. “ Murah sudah pasti, banyak pilihan saja. Jadi kita bisa memilih pempek sesuai keinginan kita,” tegasnya.

Ida, salah satu pemilik kedai pempek mengatakan, sejak H-3 lebaran lalu sudah terjadi lonjakan permintaan pempek untuk paket lebaran. Bahkan bila dibandingkan tahun sebelumnya terjadi peningkatran hingga 40 persen. Bahkan dalam sehari, setidaknya pesanan yang masuk sekitar 50 paket.

“ Kita punya paket Rp100-500 ribu, dengan variasi pempek. Namun, yang paling banyak di pesan, harganya Rp150-200 ribu/paket yang dalam sehari bisa capai 30 paket. Kalau ditotal, sampai besok (hari ini,red), sudah tembus 200 paket,” tegasnya.

Namun memang, untuk lebaran ini, harga jual pempek ada peningkatan 25 persen bila dibandingkan hari normal, biasanya Rp800/pempek untuk ukuran kecil dan Rp7 ribu untuk kapal selam dan Rp 5 Ribu untuk pempek lenjer. “ Meski demikian, kualitas rasa pempek dan cuka tidak berubah. Karena kita mengutamakan kualitas,” pungkasnya.(afi/lia)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!