Penyebab Kebakaran Bisa Dipidana

93

Beberapa pekan terakhir, beberapa kasus kebakaran beruntun terjadi di Kota Palembang. Di permukiman padat penduduk, api dengan cepat menyebar. Banyak warga yang kehilangan tempat tinggal karenanya.
———–

Contoh kasus di Lr Manggis, Seberang Ulu I. Hanya dalam waktu sekitar dua jam saja, 23 rumah hangus terbakar. Beruntung tak ada korban jiwa karena kejadian di siang hari. Ada banyak penyebab luasnya area kebakaran.

Pertama, rumah-rumah di lokasi sangat berdekatan. Tak jarang antar-ujung atap rumah bersentuhan. Karena itu, api yang membakar satu rumah bisa dengan mudah menyambar ke rumah lain. Kemudian, sebagian rumah berbahan kayu.

Saat musim kemarau, kayu-kayu itu dalam kondisi sangat kering dan mudah sekali terbakar. Kemudian, petugas pemadam kesulitan untuk menjangkau ke lokasi. Jalan-jalan di sekitar rumah itu hanya bisa dilewati satu motor.

Untuk memadamkan api yang membara di Lr Manggis, harus ditarik selang sekitar 200 meter. Mobil-mobil pemadam kebakaran hanya bisa masuk lewat belakang Mapolresta Palembang. Karena itu, api keburu membesar dan menghanguskan banyak rumah.

Dari sisi hukum, setiap kasus kebakaran yang terjadi tetap diselidiki pihak kepolisian. “Kami selalu lakukan penyelidikan,” ujar Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB, kemarin.
Jika didapat kepastian kebakaran karena korsleting listrik, polisi akan mendalami kenapa hal itu bisa terjadi. Akan didalami, apakah ada instalasi yang tidak sesuai aturan atau kesalahan lain.

Begitupun jika penyebab kebakaran karena api yang menyambar dari kompor, maupun kelalaian karena bermain api. “Tapi semuanya butuh proses dan dilakukan pendalaman,” tutur Wahyu.

Ada pasal khusus yang mengatur sanksi bagi penyebab terjadinya kebakaran. “Itu ada dalam KUHP dan pasal-pasal yang mengaturnya,” jelasnya. Dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan menghindari dari hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran.

Ditambahkan Kapolsek Kertapati, AKP Deli Haris, kebakaran yang terjadi di Lr Kejutan beberapa hari lalu bulan kemarin disebabkan karena korsleting listrik. “Untuk penanganannya, sudah diserahkan ke pihak Labfor dan Satreskrim Polresta Palembang,” jelasnya.

Hanya saja, pihaknya juga mengimbau kepada warga di wilayah hukumnya untuk selalu berhati-hati, untuk tak lupa mematikan kompor dan lainnya. Seperti kebakaran yang terjadi di Jalan KH Wahid Hasyim Lr Semendawai 1, Kecamatan SU I, Kamis (8/6) tadi.

Penyebabnya karena ulah bocah usia 4,5 tahun yang memainkan korek api sehingga menyambar kasur dan api terus menyebar. Selanjutnya, kebakaran yang terjadi di Jl A Yani Lr Manggis Kampung Rawa Bangun masih dalam penyelidikan.

Kebakaran hebat yang terjadi 19 Mei di Jl Ki Merogan, Lr Kejutan yang menghanguskan 21 rumah panggung berbahan kayu menyebabkan 24 KK dan 89 jiwa kehilangan tempat tinggal juga dalam penyelidikan.(chy/ce2)

Diskusi & Komentar