Perda Pesta Rakyat, Berantas Peredaran Narkoba

PENDEMO: Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin, mnemui dan dikerumuni pendemo yang menolak Perda Pesta Malam, Rabu (12/9). Foto: Yudi/Sumatera Ekspres

SEKAYU – Berantas peredaran narkoba sampai ke tingkat desa Kabupaten Muba.
Lalu minimalisir tindak pidana kesejahatan, pornoaksi serta lainnya.

Pemerintah Kabupaten Muba telah menerapkan Perda No 2 tahun 2018 tentang pesta rakyat sejak 1 Juli lalu. Perda membatasi pelaksanaan pesta rakyat, harus selesai pukul 17.00 WIB.

Masyarakat yang masih nekad menggelar pesta rakyat di malam hari, akan dikenakan saksi denda Rp 50 juta dan kurungan 6 bulan.

Anehnya kalangan pemilik organ tunggal (OT) dan pedagang serta lainnya menolak penerapan perda itu.

Mereka pun  melakukan aksi demo di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Muba, Rabu (12/9), sekitar pukul 14.00 WIB. Bupati Muba, H Dodi Reza Alex Noerdin menemui dan dikerumuni pendemo dibawah terik matahari yang ada

“ Kalau memang dilarang, kenapa cafe bebas beroperasi tengah malam,” teriak pendemo yang ada. (yud)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (13/9).

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!