Perjuangan Sulit Maung

BANDUNG – Persib Bandung mendapat ujian berat di laga pamungkas Penyisihan Grup A Piala Presiden 2018 melawan PSM Makassar di Gelora Bandung Lautan Api, malam ini (26/1). Di saat mereka butuh kemenangan dengan banyak gol agar peluang lolos babak delapan besar terjaga, tim juara Piala Presiden edisi pertama ini harus kehilangan dua pemain kunci.

Bek Bojan Malisic dan striker Ezechiel N’Douassel terpaksa diparkir karena akumulasi kartu kuning dalam duel yang disiarkan langsung Indosiar pada pukul 19.00 WIB. Di laga ini, syarat lolos Maung Bandung (julukan Persib) minimal menang dengan selisih empat gol atas PSM.

Ini karena mereka saat ini minus satu gol dengan tiga poin. Jika skenario ini berjalan mulus, minimal mereka bisa menyamai perolehan poin maksimal Sriwijaya FC. Selanjutnya mereka akan berhitung dengan PSMS juga Sriwijaya FC jika semua sama koleksi enam poin.

Pelatih Persib Mario Gomez tahu timnya dalam kondisi sulit. Dia berharap Airlangga Sucipto yang akan jadi tumpuan di lini depan menyusul absennya N’Douassel bisa menjawab ekspektasi publik dengan gol-golnya. “Dia (Airlangga Sutjipto) pemain yang punya kualitas cukup bagus dan kami hanya punya opsi dia untuk di lini depan. Saya berharap di bisa cetak gol dan tim ini menang,” terang Mario Gomez sebagaimana dilansir situs resmi klub Kamis (25/1).

Namun demikian, pelatih yang sukses membawa Johor Darul Ta’zim juara Piala AFC 2015 itu meminta Bobotoh mengerti apapun yang terjadi di pertandingan nanti. Ini karena butuh waktu lebih panjang lagi untuk melihat progres Persib di bawah asuhannya. Apalagi, tujuan utama tim ini adalah jadi gang terbaik di kompetisi Liga 1 yang akan bergulir pada Maret mendatang.

“Saya sudah bekerja di banyak tempat dan di tiap klub, saya coba membangun sebuah tim. Untuk itu kita butuh waktu, minimal 6 bulan, beberapa bisa butuh lebih dari itu atau ada juga yang kurang. Saat ini, kita baru bekerja satu bulan tapi saya tegaskan, kami sudah berada di jalan yang benar,” kata Gomez. ‎”Andaikan di pertandingan terakhir nanti kami menang, lalu banyak orang yang bilang kami sudah siap, itu salah besar.‎ Tidak begitu caranya, kami masih butuh waktu. Waktu untuk menjadi tim yang sangat baik dan Bobotoh perlu bersabar karena persiapan tim ini masih berlangsung dan hasil yang terbaik akan datang‎,” terangnya.

Untuk pengganti pemain yang absen, masih ada duet Victor Iqbonefo dan Ahmad Jufriyanto di benteng pertahanan. Sementara untuk mengantisipasi jika Michael Essien juga ikut diparkir karena dia sempat alami masalah kaki saat latihan, masih ada Hariono atau Dedi Kusnandar untuk jaga kedalaman di lini tengah. Sementara untuk depan, ada Airlangga Sucipto. “Kehadiran Bobotoh itu sangat penting. Kami harapkan untuk pertandingan besok mereka menambah semangat dan memberikan motivasi lebih agar besok kami memberikan hasil maksimal,” ucap mantan bomber Sriwijaya FC itu. (kmd/ion)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!