Perpanjang Finalisasi Pengisian PDSS

JAKARTA – Sedianya pengisian sekaligus verifikasi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM PTN) ditutup nanti malam (10/2) pukul 23.59 WIB. Tetapi panitia akhirnya memperpanjang batas waktu ini hingga Senin (12/2) pukul 23.59 WIB. Pertimbangannya adalah masih banyak sekolah yang sudah mengisi data di PDSS, tetapi belum finalisasi.
Ketua Kelompok Kerja (Pokja) SNM PTN 2018 Prof Budi Prasetio Widyobroto menjelaskan, keputusan memperpanjang deadline itu sudah mendapatkan persetujuan dari Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristekdikti. Dosen UGM itu mengaku, masyarakat harus memahami betul ketentuan dalam perpanjangan waktu itu.
Budi menjelaskan, perpanjangan waktu sampai Senin itu hanya untuk sekolah yang sudah mengisi data di PDSS tetapi belum sampai pada tahap finalisasi. Kemudian perpanjangan waktu ini juga ditujukan bagi siswa yang belum melakukan verifikasi. “Bagi sekolah yang belum mengisi data di PDSS, tetap dibatasi sampai besok (10/2) pukul 23.59 WIB,” katanya di kantor Kemenristekdikti kemarin (9/2).
Diketahui proses pengisian PDSS SNM PTN 2018 dibuka sejak 13 Januari lalu. Data hingga kemarin (9/2) pukul 13.00 WIB menunjukkan ada 26.071 unit SMA/sederajat yang berhak untuk mengisi data siswanya di PDSS. Dari jumlah tersebut 17.883 unit sekolah sudah mengisi data PDSS. Sisanya ada 8.188 unit sekolah belum mengisi data di PDSS. Nah, sekolah inilah yang diberi batas waktu sampai nanti malam (10/2).
Kemudian dari 17.883 unit sekolah yang sudah mengisi data di PDSS, belum seluruhnya sudah menuntaskan atau finalisasi. Catatan panitia SNM PTN menyebutkan jumlah sekolah yang sudah finalisasi ada 10.152 unit. Sisanya sebanyak 7.731 unit sekolah belum finalisasi. “Data ini dinamis. Bisa berubah setiap detik,” tutur Budi.
Ketua Umum SNM PTN 2018 Ravik Karsidi menambahkan, sekolah-sekolah yang belum mengisi data di PDSS supaya segera mengisi. Kemudian sekolah yang belum menuntaskan (finalisasi) pengisian datanya, harus secepatnya dituntaskan. Bahkan rektor Universitas Sebelas Maret itu juga menghimbau supaya wali murid yang ingin anaknya masuk PTN melalui jalur SNM PTN mengecek ke sekolah. “Ikut mengingatkan siapa tahu sekolahnya belum mengisi data di PDSS,” jelasnya.
Ravik menjelaskan meskipun ada perpanjangan waktu untuk proses finalisasi dan verifikasi PDSS, tetapi tidak mengubah jadwal SNM PTN secara umum. Dia mengatakan proses pendaftaran SNM PTN oleh masing-masing siswa tetap dijalankan pada 21 Februari sampai 6 Maret. Kemudian pengumuman hasil SNM PTN disampaikan pada 17 April. Lalu bagi pelamar yang lulus, diwajibkan daftar ulang pada 8 Mei.
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Kadarsyah Suryadi mengatakan, ketentuan kuota SNM PTN adalah minimal 30 persen dari total daya tampung. Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, khusus di kampusnya kuota mahasiswa baru dari SNM PTN sebanyak 60 persen. Sisanya 40 persen dari saringan SBM PTN. Total kuota mahasiswa baru di ITB berjumlah 4.070 kursi.
Kadarsyah mengatakan, ada pertimbangan khusus sampai sekarang ITB hanya membuka seleksi masuk dengan SNM PTN dan SBM PTN saja. Tidak ada ujian atau seleksi mandiri. Alasannya jadwal akademik di ITB sangat padat. Sehingga tidak ada waktu lagi untuk menjalankan ujian mandiri. Dia tidak ingin jadwal akademik terganggu hanya gara-gara ujian mandiri. (wan)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!