Perseru Serui Punya ‘Masalah’, SFC Tetap Waspada!

MALANG — Menang tipis 1-0 saat bertandang ke markas PS Tira (22/5). Malam nanti Perseru Serui kembali melakoni laga kandang menjamu Sriwijaya FC di Stadion Gajayana, Malang. Ya, selama bulan ramadhan tim berjuluk Cendrawasih Jingga itu sementara pindah home base ke Kota Malang. Bila melihat rekor pertemuanj kedua tim, Sriwijaya FC lebih diunggulkan. Sebab dari empat bentrok terakhir Perseru belum pernah menang dari Sriwijaya FC. Sedangkan Laskar Wong Kito-julukan Sriwijaya-dua kali unggul atas Perseru. Dua laga lainnya dilalui dengan hasil imbang tanpa gol.

Hanya saja, Sriwijaya FC punya PR yang cukup sulit. Sebab hingga pekan ke 11 Perseru menjadi tim paling sedikit kebobolan. Hanya lima gol yang mempu bersarang ke gawang Cenderawasih Jingga. Perseru juga tidak pernah kebobolan lebih dari satu gol dalam setiap laga. ”Ini sebuah tantangan bagi pelatih untuk memeutar otak agar bisa menciptakan peluang dan mencetak gol ke gawang Perseru,” ujar Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan.

Meski diunggulkan dan merasa diuntungkan karena bermain di Malang. RD-sapaan Rahmad Darmawan-ingin timnya tetap waspada. Eks pelatih Arema FC itu tidak ingin skuadnya melakukan kelasahan yang sama saat bertandang ke PSMS Medan (18/5) yang kebobolan menjelang laga usai.
”Yang saya wanti-wanti bagaimana tetap menjaga motivasi. Merasa diuntungkan itu bisa membuat lengah, dan itu tidak boleh terjadi,” imbung pria berusia 51 tahun itu.

Di sisi lain Perseru tengah was-was. Sebab dalam bentrok nanti malam harus kehilangan bintang jantung pertahanan. Boman Aime dan Kunihiro Yamasita harus absen lantara cedera yang dialami. Putu Gede menyiapkan Boas Isir dan Tonny Ayomi untuk mengawal pertahanan Perseru.

Sebenarnya Perseru juga mempunyai problem di lini depan. Meski menjadi tim yang paling sedikit kebobolan, Cendrawasih Jingga itu juga menjadi tim yang paling sedikit mencetak gol. Hingga saat ini total hanya empat gol yang diciptakan. ”Saya pikir kami nggak perlu gol banyak-banyak yang penting hasil maksimal. Yang penting tidak kehilangan poin,” ucap Putu Gede. (nia)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!