Pertamina Jamin Kebutuhan Pemudik

ISI BBM: Petugas kiosk BBM Pertamina mengisi BBM pertamax ke mobil salahsatu pengendara. Kiosk ini bisa ditemui di Tol Palindra. Foto: Kris/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Di sepanjang 22 ruas jalan tol Palembang-Inderalaya (Palindra), PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel menyiapkan Kiosk dan Motoris. Fasilitas ini untuk memberikan kemudahan, kenyamanan dan layanan prima bagi para pemudik.
Region Manager Communication & CSR Sumbagsel, Hermansyah Y Nasroen mengatakan, pihaknya telah melakukan penambahan stok untuk seluruh jenis BBM. Tujuannya untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi BBM selama arus mudik.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan langkah antisipasi dan strategis dengan menambah armada, personel dan lainnya. “Termasuk kami menyiapkan kiosk dan motoris di tol Palindra yang menjadi alternatif jalur mudik,” katanya.
Menurut Hermansyah, PT Pertamina belajar dari Pulau Jawa, dimana ruas tol baru cenderung akan menarik pemudik sehingga akan terjadi kepadatan. Karena itu, di Sumsel, kiosk pertamax dan pertamina dex disiapkan Pertamina MOR II pada ruas tol fungsional dari Palembang ke arah Inderalaya, di Km 20. Kiosk ini sebagai tempat pengisian BBM darurat sebelum pemudik dapat mengisi kembali di SPBU.
“Kiosk ini akan standby selama 24 jam tergantung keramaian jalan selama arus mudik dan balik mulai dari H-7 hingga H+7 Idulfitri,” ungkap Hermansyah.
Sedangkan untuk motoris, lanjut dia, PT Pertamina menyiapkan enam motor. Lokasinya menyebar pada titik-titik yang diperkirakan menjadi jalur padat selama arus mudik dan balik.
Motoris ini akan standby di SPBU atau kiosk. Antara lain di SPBU sebelum pintu masuk tol Palindra, di kiosk pada ruas tol fungsional Palindra. Kemudian di jalan lintas Palembang-Inderalaya, jalan lintas Palembang-Betung, jalan lintas Betung-Lubuklinggau, dan jalur wisata Pagaralam.
“Motoris ini akan membawa pertamax dan pertamina dex dengan jumlah maksimal sebanyak 3 kemasan kaleng yang isinya 10 liter,” jelasnya. Jika terjadi kemacetan panjang dan pemudik kehabisan BBM, motoris ini dapat dihubungi di nomor telepon 1500000. Nantinya, petugas akan mengantarkan kemasan pertamax dan pertamina dex langsung kepada pemudik tersebut.
Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan pemudik, untuk reguler pun motoris ini selalu disiapkan. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati libur Idulfitri bersama keluarga dengan tenang dan nyaman tanpa takut kehabisan bahan bakar.
Hermansyah mengungkapkan, selama Ramadan ini memang terjadi peningkatan konsumsi BBM. Untuk angka pastinya belum direkapitulasi. “Tapi secara umum meningkat,” ungkap dia.
Pertamina sendiri sudah memprediksi kenaikan penggunaan BBM. Contohnya pertalite sebesar 19 persen. Kata Hermansyah, hingga kemarin di Sumsel, keseluruhan konsumsi selama masa satgas terdapat kenaikan sekitar 6,9 persen dari rata-rata harian.
Pantauan di jalur mudik, antrean kendaraan pengguna BBM pertalite cukup panjang. Baik roda dua maupun roda empat. Seperti diungkapkan Yudi, seorang pengendara sepeda motor, dirinya menggunakan pertalite agar tidak antre panjang. BBM jenis tersedia di hampir seluruh SPBU.
“Kalau mau premium antreannya panjang. Pertalite juga sangat bagus untuk mesin sepeda motor dan cukup positif dipakai untuk mudik,” katanya. Sebab itu, dia berharap Pertamina mampu menyediakan pertalite di berbagai titik, khususnya jalur yang akan dilintasi pemudik. “Kami yakin Pertamina bisa melakukan hal tersebut,” tukasnya.(yun/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!