Peta Medali Bisa Bergeser

Atlet jet ski Indonesia, Aero Sutan Aswar optimis bisa raih medali di Asian Games 2018. Foto: Net

JAKARTA – Persaingan di Asian Games 2018 bakal berlangsung dinamis. Indonesia sebagai tuan rumah sudah menyiapkan strategi pemenangan untuk bisa mengamankan target finis di 10 besar klasemen akhir. Dalam hal ini, Mulyana, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora menyatakan ada beberapa perubahan peta peluang medali emas bagi Indonesia. “Laporan terakhir, ada cabor yang merevisi targetnya,” ujar salah satu dosen di Universitas Negeri Jakarta tersebut. Salah satunya yakni gulat, yang merevisi dari emas ke perak. Di sisi lain, ada cabor yang mematok emas lebih dari target semula.

Jetski misalnya, di awal tahun, Kemenpora, KONI dan pihak CdM melihat potensi hanya di satu medali emas saja. Namun, Mulyana menjelaskan dalam pertemuan terakhir pekan lalu, Jetski menyuarakan bisa lebih dari dua medali emas.

Selain itu, Indonesia masih mengandalkan medali emas dari tiga cabor non olimpiade. Yakni bridge, panjat tebing dan pencak silat. “Silat kami harapkan malah bisa lebih dari tiga medali emas,” terangnya.

Sementara itu, Aero Sutan Aswar, salah satu atlet jetski andalan Indonesia cukup optimistis bisa memenuhi harapan pemerintah. Selama ini, dia berlatih dan bertanding pada level dunia, di Amerika Serikat.

Tahun lalu, Aero menjadi runner up di Kejuaraan Dunia Jetski di Arizona, Amerika Serikat. Dia menjadi nomor dua di kategori overall world finals Pro R/A Stock. Hal ini memunculkan optimisme tersendiri. Sebab, juara pertama saat itu adalah Chris Mac Clugage dari AS.

Bagaimana dengan persaingan di Asia? Aero menyebutkan persaingan bakal melibatkan pejetski asal timur tengah dan Thailand. “Sejauh ini kami saling mengalahkan, tetapi Ancol ini rumah kami, saya sejak kecil latihan di sini,” terangnya. Dengan begitu, secara teknis Aero sudah hafal dengan tipikal ombak yang bakal menjadi tantangan nantinya. (nap/gsm)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!