Petani Karet Pilih Alih Profesi

PETANI: Warga sebagian besar lebih memilih jadi petani padi. Foto:Heru/Sumatera Ekspres

PALI – Belum membaiknya harga getah karet di dalam wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) saat ini, tidak sedikit membuat sebagian warga Bumi Serepat Serasan memanfaatkan potensi alam lainnya, untuk mendongkrak perekonomian keluarga agar bisa tercukupi.

Seperti yang dilakukan sebagian besar warga Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI. Dimana, sebagian warga mereka lebih memilih untuk menanam padi di ladang-ladang miliknya dan juga lahan persawahan baru yang dicetak oleh pemerintah.

Menurut Hasibuan, salah satu petani setempat mengaku dengan menanam padi, setidaknya bisa meminimalisir keuangan dalam memenuhi kebutuhan keluarganya dan tidak lagi harus membeli beras selama beberapa bulan dari hasil persawahannya.‎

“Tapi kami pagi tetap menyadap karet, setelah dari kebun karet kami garap ladang kami dan ditanami padi. Setiap tahun kami lakukan ini dan hasilnya bisa membantu perekonomian keluarga, apalagi di tengah harga getah karet yang masih anjlok,” ujarnya. (ebi)

Baca selengkapnya di Harian Sumatera Ekspres Jumat (14/7). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!