Pilkada Pagaralam Bareng Musim Kawe“

PAGARALAM – Pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Pagaralam 2018, disebut bertepatan dengan momen musim panen kopi. Dikhawatirkan ini membuat angka partisipasi pemilih menjadi menurun. Sebab warga akan lebih memilih ke kebun untuk mutegh (metik) kopi ketimbang ke tempat pemungutan suara untuk nyoblos.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun berupaya keras memikirkan jalan ke luar yang terbaik. Sebagaimana diketahui, KPU sudah menetapkan hari pencoblosan Pilkada dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang. Selain memilih walikota dan wakil walikota Pagaralam, hari itu juga warga bisa mencoblos pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Selatan. Adapun musim puncak panen kopi, berdasarkan pengalaman tahun ini,terjadi pada Juni.

Komisioner KPU Kota Pagaralam Divisi Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia, Irfan AMd, menyadari betul bahwa pemungutan suara Pilkada Pagaralam nanti berbarengan dengan puncak musim panen kopi.

“Pas setelah libur lebaran pula,” ujar Irfan, saat ditemui dikantor KPU Kamis (7/12). (ald)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Jumat (8/12). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!