PNS-Rekanan Ditetapkan Tersangka

Kasi Pidsus Kejari Palembang, Andi SH (kanan) menyampaikan statemen terkait penetapan status tersangka ARM dan M di ruang kerjanya, hari ini (24/7). Foto: Adi/Sumatera Ekspres

PALEMBANG- Dari hasil pengembangan penyidikan terkait dugaan korupsi pengadaan lift di Kantor BPKAD Kota Palembang tahun 2016, akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yakni oknum PNS berinisial ARM dan rekanan dari PT Japri Sentosa yakni M.

“ Sebelum kita tetapkan sebagai tersangka, keduanya sudah ditetapkan sebagai saksi. Hanya saja setelah melalui pengembangan di lapangan, kita mendapatkan bukti keterlibatan keduanya hingga kita tetapkan keduanya sebagai tersangka,” ujar Kasi Pidsus Kejari Palembang, Andi Sh, hari ini (24/7).

Dijelaskannya, pengadaan lift di Kantor BPKAD Kota Palembang di tahun 2016, tersangka ARM ini merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) yang kala itu menjabat sebagai Kabid Anggaran BPKAD Kota Palembang. Untuk tersangka M, merupakan warga Jakarta yang merupakan rekanan sekaligus pelaksana atau pemasok atau distributor lift salahsatu merek atau produk dari Tiongkok.

Untuk kdua tersangka ini sendiri, diakuinya belum berstatus tahanan dan masih dalam proses pemanggilan. Hanya saja, pada panggilan pertama keduanya tidak hadir dengan memberikan alasan. Saat ini sedang dilakukan upaya pemanggilan kedua.

“ Kalau memang panggilan kedua ini tidak hadir juga tanpa ada alasan yang jelas, maka akan kita jemput paksa. Akan tetapi, kami yakin keduanya akan kooperatif dan memenuhi panggilan kami. Sebab selama ini selalu hadir setiap dipanggil untuk menjalani pemeriksaan,” terangnya diamini Kasi Intel Kejari Palembang, Eko Yuristianto SH. (afi)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Rabu (25/7).

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!