Polisi Amankan 24 kg Ganja Tak Bertuan

Foto: Ilustrasi

BANYUASIN – Sebanyak 24 kilogram (kg) narkotika jenis ganja berhasil diamankan Satnarkoba Polres Banyuasin, Minggu (8/6) sekitar pukul 05.00 WIB. Tepatnya di Jalan Lintas Timur, Palembang – Betung depan gerbang Pemkab Km 42, Kelurahan Kayuara Kuning, Kecamatan Banyuasin III, Banyuasin.

Namun terduga tersangka berhasil melarikan diri saat petugas sibuk melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap barang milik penumpang bus PO Bersinar Tapanuli. “Kita hanya berhasil amankan ganja seberat 24 kg senilai Rp86 juta yang disimpan di tas koper dan kardus mi,” ujar Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi SM Pinem SIK saat gelar press release bersama Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM di halaman Mapolres Banyuasin, (11/6) kemarin.

“Penumpang tersebut beralasan ingin buang air kecil ke WC, tapi hanya bilang kepada sopir bus saja,” katanya didampingi Kasat Narkoba AKP Liswan Nur Hafis SIK. Diduga tersangka sudah curiga, apalagi saat menemukan koper berwarna hitam dan kardus mi di dalam bus tersebut. Tapi tidak ada satu pun penumpang yang mengakuinya. “Akhirnya kita buka, ternyata berisikan ganja seberat 24 kilogram,” ungkapnya.

Begitu mengetahui hal itu, petugas langsung melakukan pengejaran terhadap terduga tersangka yang melarikan diri itu. “Tapi berhasil kabur,” tukasnya. Kemudian ganja seberat 24 kg itu dibawa ke Mapolres Banyuasin untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. “Beberapa penumpang dan sopir kita periksa, untuk penyelidikan lebih lanjut,” bebernya.

Dari pengakuan penumpang bus Bersinar Tapanuli, kalau terduga penumpang yang membawa ganja itu naik dari Pekanbaru. Diamankan 24 kg ganja itu sendiri, menurut Yudhi, berawal dari informasi masyarakat. Kalau akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dalam skala besar dari Medan menuju Palembang. “Jadi kita lakukan razia gabungan di Km 42,”terangnya.

Informasinya ganja itu dibawa dengan bus Rafi. ‚ÄúTapi saat disetop oleh petugas di Km 42, serta dilakukan pemeriksaan dan pengeledahan, ganja itu tidak ditemukan,”imbuhnya.
Akhirnya dari keterangan sopir Rafi, kalau ia mendapatkan operan penumpang dari bus Rafi. Karena bus Rafi sebelumnya alami kecelakaan di wilayah Jambi. “Jadi penumpang di oper bus Rafi dan bus Bersinar Tapanuli berjumlah 19 orang,” katanya.

Ketika melintas bus Bersinar Tapanuli, akhirnya disetop oleh petugas. “Namun hanya dapatkan ganja saja,” tegasnya. Dengan diamankan 24 kilogram ganja itu, berhasil menyelamatkan nyawa manusia sekitar 24 ribu.

Terpisah, Bupati Banyuasin Ir SA Supriono MM mengapresiasi pengamanan ganja seberat 24 kg itu oleh Polres Banyuasin. “Kita dukung sekali, karena narkoba ini sangat membahayakan,” katanya. Diakuinya Jalintim, Palembang – Betung merupakan akses utama jalur darat untuk membawa narkotika. “Jadi perlu ditingkatkan razia dan lain sebagainya, agar narkotika bisa diberantas,”pungkasnya. (qda/ion/ce2)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!