Polres Lubuklinggau Mulai Perang dengan Hoax

TATAP MUKA: Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar di acara tatap muka dengan masyarakat Kota Lubuklinggau dalam rangka antisipasi penyebaran hoax dan ujaran kebencian hari ini (14/3) di aula Mapolres Lubuklinggau.Foto: Ansyori/Sumatera Ekspres

LUBUKLINGGAU – Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar telah memerintahkan tim cyber patrol pihaknya untuk melakukan pengawasan dan mengingatkan pengguna media sosial (Medsos) untuk tidak menulis ujaran kebencian atau menyebarluaskan informasi hoax.

“Hari ini sudah saya perintahkan untuk mengingatkan. Kita tidak ingin itu kemudian keluar hingga muncul tindak pidana,” tegas Sunandar di acara tatap muka Kapolres dengan masyarakat Kota Lubuklinggau dalam rangka antisipasi penyebaran hoax dan ujaran kebencian hari ini (14/3) di aula Mapolres Lubuklinggau.

Menurutnya, kalau dulu ada pepatah yang mengatakan mulutmu adalah harimaumu. Dan hal itu seiring dengan perkembangan teknologi lewat penggunaan gudget, HP semua orang
dapat mengakses medsos. Namun telah terjadi pergeseran yang tadinya teknologi itu untuk media berkomunikasi, sekarang bisa diigunakan dalam hal menyampaikan pendapat.

“Apapun yang kita tuliskan di medsos. Kalau dulu mulutmu harimaumu. Hari ini adalah jarimu adalah sel jeruji bagimu,” ungkapnya.

Selain itu, Sunandar mengatakan bahwa masyarakat saat ini dihadapkan dengan fenomena
seiring berkembangnya teknologi. Sehingga ada banyak peristiwa yang didasari adanya gambar bohong dan hoax. Tak ayal, masyarakat banyak diresahkan dengan isu-isu yang kemudian setelah ditelusuri tidak benar. (wek)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (15/3). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!