PPDB Tetap Jalan

VERIFIKASI: Calon siswa SMAN 13 Palembang membawa berkas untuk diverifikasi oleh panitia setelah mendaftar online, kemarin. Foto: Kholid/Sumatera Ekspres

PALEMBANG – Hari ketiga penerimaan peserta didik baru jenjang SMA/SMK, yang bertepatan dengan pilkada serentak, kemarin tetap berjalan. Banyak sekolah tetap membuka pendaftaran PPDB secara online. Salah satunya, SMKN 7 Palembang. Sekolah kejuruan yang terletak di Jl Naskah, Kecamatan Sukarami, ini tetap membuka pendaftaran.
“Para calon tetap bisa mendaftar secara online melalui website yang telah disediakan. Untuk verifikasi, bisa dilakukan hari ini (28/6),” kata Kepala SMKN 7 Palembang, Suparman, kemarin (27/6).
Suparman juga mengatakan, hal itu dilakukan mengingat jadwal PPDB yang telah ditetapakan, yaitu 27-29 Juni. “Sedangkan tes tertulis, dilaksanakan 2 Juni mendatang,” imbuhnya.
Dia juga mengungkapkan, standar yang menentukan kelulusan berdasarkan nilai tes, nilai rapor, dan nilai surat keteranagn hasil ujian akhir (SKHU). Tetapi untuk jalur peminatan, hasil tes dengan bobot nilai mencapai 80 persen. “Untuk jumlah pendaftar di SMKN 7 Palembang, hari pertama saja mencapai 300-an orang. Semoga, PPDB kali ini berjalan lancar,” harapnya.
Begitu juga di SMAN 13 Palembang. Meski libur nasional, pihak sekolah tetap membuka loket PPDB. “Baik secara online maupun loket verifikasi berkas kami tetap buka. Namun, tidak full, hingga pukul 11.00 WIB saja. Sebab, para panitia juga ingin menggunakan hak pilihnya pada pilkada. Meski begitu, pendaftaran secara online tetap buka 24 jam,” kata Wakil Kepala SMAN 13 Palembang, Muhmmad Kosasih.
Pada PPDB kali ini, lanjut Kosasih, SMA tidak menggunkan sistem zonasi, tapi rayon. Ada sekitar 16 sekolah tingkat SMP yang masuk rayon SMA Negeri 13 Palembang, di antaranya SMPN 40, SMPN 46, SMP Muhammadiyah 4, SMP IT Alfurqon, dan sekolah swasta lainnya. “Selain rayon, pihaknya juga menerima siswa lintas rayon maupun lintas sektoral,” imbuhnya.
Tidak ada kuota khusus yang diberikan kepada, baik rayon, lintas rayon maupun lintas sektoral. Kelulusan tergantung hasil seleksi berdasarakan nilai rapor, nilai ujian akhir, dan nilai tes tertulis yang akan dilaksanakan 30 Juni mendatang. “Namun untuk jalur PMPA (penelusuran minat dan prestasi akademik), kuotanya 10 persen dan sudah dilakukan,” tambahnya lagi.
Lebih jauh Kosasih menambahkan, kuota SMPN 13, sebanyak 256 siswa yang dapat ditampung. “Itu sesuai ketentuan dalam satu ruang kelas maksimal 32 siswa. Kami menyiapkan sebanyak 8 ruang belajar untuk siswa baru nanti,” imbuhnya. (cj17/nan/ce3)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!