Prancis Tertarik Investasi Lahan Gambut

CALON INVESTOR: Kunjungan RICAD Agriculture Research for Development Prancis saat mengunjungi kawasan Sepucuk, Kabupaten OKI, Rabu (18/1). Foto: Agustriawan/Sumatera Ekspres

KAYUAGUNG- Pengelolan lahan gambut di kawasan Sepucuk, Kabupaten OKI kembali menarik perhatian dunia. Bahkan RICAD Agriculture Research for Development Prancis berencana akan membudidayakan pertanian dan lahan masyarakat.

Perwakilan CIRAD Agricultural Research for Development, Perancis, DR Jean Marc Roda mengungkapkan, pihaknya selain meninjau ke lokasi sekaligus melakukan penjajakan
kerjasama terkait ketertarikannya terhadap program restorasi gambut di OKI.

“Butuh puluhan tahun untuk mengupayakan penghijauan seperti ini,”terangnya Rabu (17/1).

Untuk itu, bersama BRG (CIRAD) berupaya membudidayakan lahan untuk pertanian dan pemberdayaan masyarakat. Melihat lokasi restorasi lahan gambut disini, kami pikir ini sangat potensial untuk  dikembangkan di Kebun Plasma Nutfah Sepucuk.

Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foed mengatakan kegiatan restorasi lahan gambut tidak hanya sebatas pembasahan lahan gambut atau pembuatan sekat kanal. Kegiatan restorasi optimalisasi lahan gambut juga mengarah ke kegiatan produktif dan pemberdayaan masyarakat. (uni)

Baca selengkapnya di harian Sumatera Ekspres Kamis (18/1). 

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!