Prihatin… Jalan Desa ini tak Pernah Dilintasi Mobil Sejak Merdeka

Reses anggota DPRD Sumsel di Lahat. foto: istimewa

LAHAT – Sejak Republik Indonesia merdeka tahun 1945, Desa Pagar Batu dan Desa Perigi, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat hanya memiliki jembatan gantung. Otomatis hanya pejalan kaki dan sepeda yang bisa melintas. Sementara motor sulit, apalagi mobil.

Hal ini disampaikan para kepala desa saat reses anggota DPRD Sumsel Dapil VII, Herpanto, MSi, Didi Efriadi, SH, Ridwan, dan Nanto, SE di Kecamatan Pulau Pinang, Kamis (29/3).

Kades Perigi, Budi Indra Irawan mengatakan bahwa akses terdekat masyarakat melalui jembatan gantung dari Desa Lubuk Sepang ke Perigi yang berjarak hanya 100 meter menuju jalin lintas penghubung Lahat- Pagaralam. Sementara untuk akses jalan lainnya dari Tanjung Kepayang, Talang Sejemput dan Perigi. Namun akses jalannya belum selesai.

Begitupun disampaikan Kades Pagar Batu, Sepriadi bahwa akses jalan terdekat ke jalan lintas melalui jembatan gantung ke Desa Kuba yang berjarak 300 meter. “Tak harus jembatan beton. Jembatan pelat juga tidak apa- apa. Karena aksesnya hanya lewat jembatan gantung jadi mobil dak bisa masuk,” ungkapnya.

Sementara Didi Efriadi, anggota Komisi IV DPRD Sumsel akan mengecek dahulu apakah itu kewenangan provinsi atau bukan. Kalau provinsi akan diupayakan untuk anggaran tahun 2019. Kalau kabupaten akan disampaikan.

“Bisa juga kita sampaikan ke pusat menggunakan DAK. Namun kita lihat dulu, kita juga harapkan masyarakat proaktif,” pungkasnya. (gti)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!