Produksi Naik, MKKSI Tancap Gas

PEMIMPIN PASAR: Model menunjukkan salahsatu model Xpander dalam ajang GIIAS 2018 yang berlangsung di BSD. Foto: Rian/Sumatera Ekspres

TANGERANG – Saat ini, MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) gencarkan program Xpander Tons of Real Happiness. Rencananya akan dilakukan pada sembilan kota di Indonesia. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan SPK Xpander.
Sebab, produksi small MPV tersebut sudah ditingkatkan. Alhasil MMKSI harus memutar otak agar stok nantinya tak menumpuk. Terlebih hingga kini kendaraan yang telah mencatat SPK sebanyak 80 ribuan unit ini telah mengirim 60 ribuan unit ke konsumen. Dengan selisih hanya 20 ribuan unit, artinya waktu yang tersisa sekitar 2-3 bulan saja. Sementara permintaan saat ini tak sebanyak awal peluncuran.
“Kita ingin tancap gas terus karena indent sudah sangat mengecil, tidak seperti awal peluncuran lalu dimana saat itu indent-nya bisa 6-7 bulan. Saat ini bisa dua bulan indent-nya. Untuk pemesanan 2017 sudah selesai, Januari-Juni bertahap diselesaikan, Juli-Agustus kita kejar sekarang. Apalagi per Juli produksi sudah 10 ribu unit,” ujar Intan Vidiasari,
Menurutnya, panjangnya indent baik bagi MMKSI untuk menjaga stabilitas demand. Tapi, meningkatnya produksi membuat indent makin pendek. “Sehingga harus ada aktivitas maintenance untuk menjaga itu, terlebih saat ini Xpander adalah pemimpin pasar small MPV. Tak hanya MMKSI dengan program Xpander Tons of Real Happiness, diler lokal juga melakukan berbagai event seperti bazar, special exibition dan lainnya untuk menjaga deman. Maintenance posisi itu cukup berat,” jelasnya.
Dalam program Xpander Tons of Real Happiness, pihaknya tak hanya ingin menunjukkan ketangguhan kendaraan ini menarik beban wahana permainan seberat 2,6 ton. Terlebih Xpander menggunakan penggerak roda depan yang dianggap tak memiliki performa yang baik seperti penggerak roda belakang. “Kami ingin buktikan bahwa penggerak roda depan yang disematkan pada Xpander juga memiliki power, jadi memang ada kelebihan dan kekurangan masing-masing soal penggerak roda depan atau belakang ini,” bebernya. (rei/ce1)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!