Promo Tiket KA, Ini Tanggalnya

Ilustrasi

PALEMBANG- PT Kereta Api Indonesia (persero) Divre III Sumsel memanjakan penumpang setianya dengan menggelar promo tiket. Tarif promo tarif promo setiap hari Selasa-Rabu selama Maret-April mendatang. Yakni tanggal 13,14,20,21 dan 27 Maret dan tanggal 3,4,10,11,17,18, 24 dan tanggal 25 April 2018. “ Pada hari-hari tersebut, kita akan memberikan kejutan dengan tarif khusus,” ujar Manager Humasda PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Sumsel, Aida Suryanti, kemarin (11/3).

Untuk mendapatkan tarif promo omo ada beberapa ketentuan yang harus dilakukan oleh calon penumpang. Di antaranya waktu pemesanan hingga H-1 keberangkatan, tiket promo dapat direduksi, tiket tarif promo bisa dibatalkan dan dirubah jadwal serta pembelian tiket harus di tempat yang sudah bekerjasama dan pembelian secara resmi.

Sedangkan untuk pemesanan sendiri, diakuinya sudah bisa dilakukan oleh calon penumpang sejak H-90 hingga H-1 dari jadwal keberangkatan penumpang. “ Kita tidak menjamin bila pembelian tiket melalui calo ataupun di tempat yang tidak resmi. Karena kita sudah menyiapkan banyak tempat untuk pemesanan dan pembelian tiket,” tegas wanita berhijab yang masih merahasiakan kejuatan atau tarif promo tersebut.

Selain itu, menjaga agar tiket tidak disalahgunkana oleh orang yang tidak bertanggung jawab, maka calon penumpang yang akan berangkat menggunakan kereta api (KA) harus menunjukkan identitas dirinya ke petugas. Dengan kata lain, identitas yang ada di tiket harus sesuai dengan yang dimiliki calon penumpang. “Kalau tidak sama, dengan berat hati kita tidak bisa memberangkatka calon penumpang tadi. Jadi, pastikan semua identitas yang ada sama dengan identitas di tiket dimaksud,” katanya.

Terpisah, Rita (31), warga Jl Maysabara mengungkapkan, secara pelayanan PT KAI kini sudah jauh lebih baik. Bahkan semua kereta baik itu kelas ekonomi, bisnis ataupun eksekutif sudah memiliki AC. Tapi ada beberapa hal yang juga perlu diperhatikan, terutama kebersihan dan ketepatan waktu baik keberangkatan maupun tiba di lokasi tujuan. “ Beberapa fasilitas sudah banyak rusak, belum lagi kita sering telat sampai ke lokasi tujuan. Terutama untuk tujuan Kertapati-Tanjung Karang,” pungkasnya. (afi/lia)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!