PTS Harus Siapkan Dosen Mumpuni

Pembicara Rakernas Aptisi. foto: anhar fahrurozi sumeks.co.id

PALEMBANG – Era digital saat ini menuntut perguruan tinggi untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menghadapi revolusi industri 4.0. Hal ini menjadi topik utama dalam seminar nasional dan Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPPP) ke-4/Rakernas Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi), di Hotel Aryaduta, Jumat (9/2).

Ketua Umum Aptisi, Budi Djatmiko mengatakan, di era zaman now perguruan tinggi harus meningkatkan kemampuan daya saing para tenaga pengajar dan dosen yang mumpuni dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

“Pengelola pendidikan tinggi harus mampu mengelola pesatnya kemajuan dunia digital yang mengalami perubahan begitu cepat, di era zaman now,” kata Budi.

Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri mengatakan, lulusan perguruan tinggi harus siap dengan revolusi industri4.0. “Kami menargetkan peningkatan kualitas tenaga terampil di Indonesia setiaptahunnya sebanyak 3,5 juta tenaga terampil. Saat ini kita punya 55 juta, dantarget tahun 2030 kita cetak 135 juta tenaga terampil untuk menghadapi revolusi industri 4.0,” ujarnya.

Lanjutnya, pekerjaan rumah (PR) bagi Perguruan Tinggi untuk meningkatkankualitas alumni jangan sampai menciptakan lulusan yang under kualifikasi.

“Setidaknya ada 750 ribu angkatan kerja lulusan perguruan tinggi yang bekerja diperusahaan. Target angkatan kerja baru sebanyak 10 juta per tahun. Maka perguruantinggi harus bersaing di pasar kerja jangan sampai menimbulkan pengangguranmuda,” tambahnya.

Baca Juga :  Wawako Sambangi Korban Kebakaran

Mantan Ketua DPR RI Dr H Marzuki Alie SE MM yang juga Rektor Universitas IGM menambahkan, era zaman now menuntut perguruan tinggi menerapkan sistem pembelajaran secara online atau kuliah jarak jauh.

“Selain itu dengan memperbanyak sertifikasi dosen(Serdos) untuk meningkatkan mutu dosen,” urainya.

Seminar diikuti 400 anggota Aptisi pusat dan wilayah, dengan keynotespeaker Wapres Jusuf Kalla. Hadir juga Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, Staf Ahli Menristekdikti Prof Paulina Pannen, Koordinator Kopertis Wilayah II Prof Slamet Widodo, dan kalangan rektor.

Ketua Aptisi IIA Sumsel Babel, Drs M Helmi MS didampingi Wakil Dr H Abdul Shobur SH MM
mengatakan, tujuan kegiatan ini dalam rangka membahas permasalahan-permasalahan krusial yang dihadapi perguruan tinggi swastase-Indonesia dan mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapitantangan era revolusi Industri 4.0.

“Aptisi seluruh Indonesia terdiri dari 34 provinsi memiliki agenda tiap enam bulan yaitu Rakernas/Rapat Pleno Pengurus Pusat Aptisi se- Indonesia Untuk masa bakti 2016-2020. Rakernas ke 4 tuan rumahnya Palembang, jadi kita sebagai penyelenggara,” ujar Helmi. (roz)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!