Pura-pura Itikaf, Pemuda ini Gasak Kotak Amal

Tersangka Febri (tengah). foto: istimewa

RUPIT – Tidak ada rotan akar pun jadi‎. Peribahasa itu pantas disematkan kepada Febri (18), warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara. Pemuda usia belasan ini tertangkap tangan oleh warga, usai membongkar kotak amal di Masjid Hablul Mutaqin, di Jl Kebon Duku, Kelurahan Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara.

Menurut penuturan marbot masjid Ismail, awalnya dia tidak curiga dengan kedatangan tersangka yang tengah melaksanakan ibadah di Masjid Hablul Mutaqin, Minggu (9/7), sekitar pukul 03.00 WIB. Karena saat itu Febri mengenakan pakaian yang cukup sopan lengkap dengan peci hitam tersemat di kepalanya.

Ismail awalnya menyangka Febri merupakan seorang jemaah yang tengah menunggu waktu Salat Subuh berjamaah, seperti rutinitas biasa yang selalu dilakukan bersama masyarakat sekitar. Namun semakin lama, keberadaan Febri di dalam masjid semakin mencurigakan.

“Ado bunyi-bunyi, aku jingok lagi ruponyo lagi ngetok-ngetok kotak amal punyo masjid kito,” kata Ismail saksi yang melihat langsung kejadian itu.

Selanjutnya, saksi bergegas memberitahukan kejadian itu kepada ketua masjid M Yusuf yang kebetulan rumahnya tidak terlalu jauh. Mendapat informasi itu, keduanya meminta bantuan warga sekitar untuk menangkap tersangka yang tengah beraksi.

Warga yang mendapat informasi marah, lalu beramai-ramai mengepung Febri yang masih berada di dalam masjid. Tersangka berhasil mengantongi uang kotak amal, lalu kembali pura-pura itikaf di dalam masjid. Tanpa banyak basa-basi, warga langsung menangkap Febri dan melakukan penggeledahan. Hasilnya ditemukan sejumlah uang tunai Rp93 ribu. Sedangkan kotak amal yang terbuat dari kaca di dalam masjid sudah kosong. (cj13)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!