Raja Salman Minta AS Desak Israel Buka Masjid Al Aqsa

Raja Arab Saudi Salman Bin Abdulaziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dilaporkan meminta para pejabat Amerika Serikat untuk mendesak Israel supaya mau membuka kembali Masjid Al Aqsa di Yerusalem, Palestina.

Laporan yang dimuat portal Elaph menyebut Raja Salman berbicara dengan pejabat AS untuk meminta masjid suci ketiga umat Islam itu dibuka.

Dalam laporan itu juga disebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berjanji kepada pejabat AS untuk mengembalikan status quo Masjid Al Aqsa sebagaimana yang diinginkan kaum muslim sedunia dan warga Yerusalem, seperti dilansir laman Arab News, Selasa (18/7).

Netanyahu dikatakan mengundang pejabat Saudi untuk mengunjungi Masjid Al Aqsa guna menjadi pihak pertama yang menyaksikan kondisi langsung di sana.

Raja Salman memimpin rapat kabinet kemarin dan menyatakan penutupan Masjid Al Aqsa merupakan pelanggaran serius terhadap warga muslim di seluruh dunia dan tindakan itu bisa memperpanas situasi di wilayah Palestina.

Otoritas Yordania Al Waqf yang mengelola Masjid Al Aqsa juga marah dengan pemasangan alat detektor Israel di rumah ibadah itu usi kerusuhan selepas salat Jumat pekan lalu.

“Jika detektor metal masih dipasang, kami menyerukan warga agar salat di depan gerbang masjid dan di jalanan Kota Yerusalem,” kata pernyataan Al Waqf.

Baca Juga :  Usai Jumatan, Jemaah Mulai Bergerak

Ratusan warga juga terlihat berunjuk rasa usai melaksanakan salat di luar dua pintu masuk ke masjid kemarin.

“Masjid Al Aqsa, jiwa raga kami!” seru mereka seraya polisi Israel mendesak mereka mundur.

“Kami tidak akan menyerah,” ujar jamal Abdallah, warga Palestina yang kini tinggal Negara Bagian Arizona, Amerika Serikat dan berencana mengunjungi Al Aqsa tapi kemudian tidak jadi karena kondisi menghalangi. (AN/int)

Diskusi & Komentar

Berita Lainnya!